Pemkab Ketapang Safari Ramadhan di Naning, Bupati Ajak Warganya Jaga Kebersamaan
KETAPANG – Kegiatan Safarai Ramadhan ini adalah merupakan kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Ketapang yang sudah diagendakan setiap tahun dalam bulan Suci Ramadhan. Namun mengenai tempat, tidaklah menetap dan selalu berpindah pindah.
Demikian antara lain disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan, SH, M.Sos, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Ketapang, H. Farhan, SE, M.Si, pada acara Safari Ramadhan Pemkab Ketapang Tahun 1440 H/2019 M yang sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan di Surau Babussalam Pematang Naning, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Ketapang, Kalbar, Jum’at (17/05/2019) kemarin.
Selanjutnya disampaikan Bupati, bahwa tujuan diadakannya Safari Ramadhan itu, selain untuk bersilaturahmi, Pemerintah ingin lebih dekat dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut Bupati atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh kaum Muslimin dan Muslimat, semoga amal ibadah di bulan Suci Ramadhan ini mendapat berkah dan diterima oleh Allah SWT.
“Tidak terasa waktu selalu berputar, hari berganti hari, saat ini kita sudah berada hampir dipertengahan bulan Suci Ramadhan, dan kita semestinya harus banyak bersyukur, karena Tuhan Yang Maha Pengasih masih berkenan memberikan rahmat, memberikan umur yang panjang kepada kita semua. Sehingga kita bisa menikmati Ramadhan tahun ini. Betapa banyak saudara saudara kita, mungkin juga keluarga kita di Ramadhan tahun yang lalu masih bersama kita, puasa bersama, bahkan buka dan sahur bersama, akan tetapi saat ini mereka sudah meninggal dunia. Semoga mereka yang telah mendahului kita, dosanya terampunkan dan segala amalnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa”, ucap Bupati Ketapang.
Dalam kesempatan itu juga, Bupati menghimbau agar bulan Suci Ramadhan yang masih tersisa ini jangan sampai kita sia siakan. Dan jangan biarkan Masjid atau Surau yang dibangun dengan penuh pengorbanan, kita sia siakan dan kita biarkan kosong bagaikan jasad yang tidak memiliki Ruh.
“Mari kita makmurkan rumah rumah ibadah dengan sholat tarawih dan membaca Al-Qur’an. Mari kita jalin silaturahmi dan pererat persaudaraan. Kita jadikan Masjid dan Surau di bulan Ramadhan ini sebagai syi’ar dan wahana pembinaan umat menuju pribadi Muslim yang bertaqwa dan berakhlakuk karimah. Disamping itu di bulan Suci Ramadhan ini, mari kita tingkatkan kepekaan sosial sesama. Kita bisa memanfaatkan Masjid dan Surau sebagai tempat menghimpun dan menyalurkan zakat,infaq dan sadaqah”, kata Bupati Ketapang.
Kemudian kepada seluruh pemuka agama, tokoh masyarakat dan alim ulama, Bupati menghimbau agar tetap memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat, untuk bersama sama menjaga dan memelihara lingkungan dari segala macam bentuk kemaksiatan, seperti perjudian, prostitusi, peredaran narkoba dan tindakan kriminal lainnya yang dilarang oleh ajaran agama.
“Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangatlah penting dalam memberikan pengertian kepada kepada masyarakat. Dimana kita ketahui bersama, bahwa Kabupaten Ketapang sebagai daerah dengan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku, ras dan agama dan segala macam budaya. Jangan sampai perbedaan tersebut kita jadikan suatu permasalahan, karena setiap perbedaan adalah suatu keniscayaan yang merupakan kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa”, ujar Bupati.
Oleh karenanya, lanjut Bupati, keberagaman itu kita jadikan suatu keunikan untuk lebih mempererat persaudaraan. “Marilah kita tingkatkan semangat kekeluargaan serta menyatukan visi dan misi agar daerah kita yang sudah kondusif dapat terpelihara keamanan dan kenyamanannya, sehingga kita dapat membangun Kabupaten Ketapang yang kita cintai ini menjadi lebih maju dan sejahtera”, harap Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati Martin Rantan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda H. Farhan, mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Benua Kayong khususnya dan Kabupaten Ketapang umumnya, agar tetap menjaga kebersamaan.
“Kita wujudkan keamanan dan kedamaian. Jangan mudah percaya terhadap berita berita yang menyesatkan, terutama lewat media sosial. Terkadang berita tersebut sengaja disebarkan orang orang yang tidak bertanggungjawab yang senang ketika terjadi keributan, yang pada dasarnya mereka hanya sengaja ingin memecah belah persatuan dan kesatuan. Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada kita semua”, tuntas Bupati Martin Rantan melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda H. Farhan.***(PK/K65News).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk kabar65news.com
Penulis : Halim
Editor : Fahrozi
_____________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


