Bupati Ketapang Minta OPD Aktif Publikasikan Kinerja

KETAPANG — Bupati Ketapang Alexander Wilyo didampingi Wakil Bupati Jamhuri Amir memimpin Rapat Evaluasi Pembangunan Triwulan II Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, belum lama ini.

Rapat tersebut merupakan bagian dari evaluasi capaian pembangunan selama Triwulan II sekaligus persiapan pelaksanaan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ketapang Tahun Anggaran 2026.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa evaluasi pembangunan harus mampu menghasilkan perubahan yang nyata dan lebih baik bagi masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang tidak hanya mempertahankan capaian, tetapi juga terus mendorong kemajuan di berbagai sektor.

Bupati menyatakan keinginannya agar terjadi perubahan yang lebih baik untuk Kabupaten Ketapang dan meminta jajarannya untuk tidak mundur.
Menurutnya, filosofi “Ketapang Maju dan Mandiri” harus diwujudkan melalui kemajuan dalam seluruh aspek pembangunan. Kemajuan tersebut harus tercermin dalam kinerja pemerintah maupun manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa makna dari filosofi tersebut adalah adanya kemajuan dalam segala aspek dan bidang.
Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga indikator pembangunan daerah agar terus menunjukkan tren positif. Ia meminta setiap perangkat daerah bekerja secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pembangunan.

Selain capaian pembangunan, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih aktif menginformasikan berbagai program dan kegiatan kepada masyarakat. Menurutnya, publik perlu mengetahui bahwa pemerintah daerah terus bekerja dan hadir melalui berbagai pelayanan serta program pembangunan.
Ia meminta agar seluruh kegiatan di OPD diekspos ke masyarakat agar masyarakat mengetahui bahwa jajaran Pemkab Ketapang bekerja. Bupati juga meminta jajarannya menunjukkan kinerja yang baik hingga hal-hal kecil.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga nama baik Kabupaten Ketapang. Menurutnya, setiap tindakan dan pelayanan aparatur, sekecil apa pun, dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat sekaligus citra daerah. Ia menegaskan tidak menginginkan adanya hal buruk di Ketapang yang dapat merusak citra Tanah Kayong.
Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H., menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh angka statistik. Menurutnya, indikator yang tidak kalah penting adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah dan hasil pembangunan.
Wabup menjelaskan bahwa keberhasilan suatu daerah bukan hanya berbicara angka, tetapi indeksnya adalah kepuasan masyarakat. Kepuasan masyarakat dapat terlihat dari sejauh mana warga merasa mendapatkan pelayanan yang baik serta dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung, seperti puas dalam hal pelayanan dan infrastruktur.
Karena itu, Wabup mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Rapat evaluasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Tim TP2D, para Kepala Bagian, Kepala Seksi, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Evaluasi pembangunan Triwulan II menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi dan melakukan pembenahan, terutama dalam menghadapi pelaksanaan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Hal ini dilakukan agar program pembangunan Kabupaten Ketapang dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***(adv/k65news).
Editor : HAR.
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


