Soal Gas Elpiji 3 Kg, PKC PMII Kalbar Apresiasi Pertamina
PONTIANAK – PKC PMII (Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kalbar turun langsung ke operasi pasar gas elpiji yang di laksanakan oleh Pertamina di lapangan Kantor Desa Arang Limbung,Kubu Raya. Beberapa pengurus PKC PMII Kalbar dan PC PMII Kubu Raya juga turut serta hadir dalam operasi pasar tersebut, Kamis (27/12/2018).
Mu’ammar Kadafi selaku Ketua PKC PMII Kalbar, kepada Redaksi media ini menyampaikan, bahwa dua pekan setelah melakukan aksi kemaren, pihaknya masih terus memonitor perkembangan pendistribusian gas elpiji.
“Dari awal kita sudah komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, tentunya kita tidak ingin kelangkaan gas elpiji kembali terjadi dikemudian hari. Sebagai wujud keseriusan, kami turun langsung ke operasi dan memastikan yang menerima elpiji benar-benar masyarakat kurang mampu. Pada kesempatan ini kita bersama-sama turun dengan pihak Pertamina”, terang Kadafi beberapa menit lalu.
Diakui Kadafi, bahwa PKC PMII Kalbar mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Pertamina yang telah menjaga kestabilan gas elpiji 3 kg dalam dua minggu terakhir ini, “itu dibuktikan dengan operasi pasar yang sangat masif di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, sehingga pasokan gas elpiji aman terkendali”, imbuh Kadafi.
Selanjutnya Kadafi berkata, bahwa menurut pantauan tim investigasi dibawah masih banyaknya pengguna gas elpiji tidak tepat sasaran, seperti restoran, hotel yang pastinya menghabiskan banyak tabung perharinya. Belum lagi ASN yang terkadang juga ikut mengantri.
“Semestinya pemerintah daerah wajib membuat regulasi yang tegas dan mengikat agar menjadi efek jera, bukan hanya sebatas sidak semata. Karena hemat kita di sidak hari ini, Minggu depan pasti memakai gas elpiji 3 kg kembali. Untuk itu kami mendesak Gubernur Kalbar untuk membuat aturan larangan bagi ASN, restoran, hotel memakai gas elpiji 3 kg, agar kelangkaan gas elpiji kedepannya tidak terulang kembali”, papar Kadafi.
Sementara itu Kepala Pertamina Regional KalbarTeng, Teuku Johan Mifta, sangat mengapresiasi teman-teman dari PMII Kalbar dalam menyuarakan aspirasi dan kepentingan rakyat.
“PMII Kalbar telah menyuarakan konsen-konsen kepentingan masyarakat kalbar, kami dari Pertamina, khusunya BUMN sangat mengharapkan masukan-masukan dari teman teman PMII, yang sejatinya lebih dekat dengan masyarakat, untuk hal hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, untuk bisa diaspirasikan sebaik-baiknya, karena kami BUMN adalah perusahaan yang sejatinya hadir untuk masyarakat, menjadi pelayan masyarakat”, ucap Johan.
Dikatakan Johan, bahwa pihaknya juga sangat mengapresiasi dengan kegiatan PMII Kalbar kemaren, yang telah hadir di kantor Pertamina, dalam rangka diskusi dan lain sebagainya, dan sampai hari ini antara PMII Kalbar dengan Pertamina masih terus bersama-sama.
“Kami Pertamina tidak akan pernah lepas dari masukan-masukan masyarakat dan kawan kawan PMII dalam menjalankan tugas, baik dalam hal teknis maupun yang lainnya. Kami juga sangat open dan membuka diri welcome kepada kawan kawan PMII dalam waktu bersekala boleh, formal boleh, informal juga boleh, untuk kita ketemu, untuk kita diskusikan apa-apa yang perlu kita bicarakan untuk kebaikan bangsa dan negara”, ujar Johan.***(R/K65News).
Gambar : Dokumen PKC PMII (Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kalbar untuk kabar65news.com.
Penulis : Adjie Saputra
Editor : Fahrozi
_____________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


