Alfatheha, Jenderal Polisi Jujur Itu Telah Tiada
JAKARTA – Hari ini 14 Oktober 2018 adalah merupakan hari kelahiran Hoegeng Iman Santoso ke 97, Jendral Polisi terkenal jujur dan disiplin yang lahir di Pekalongan, pada 14 Oktober 1921 dan meninggal dunia 14 Juli 2004 dalam usia 82 tahun.
Dikutip dari Wikipedia Indonesia, bahwa Hoegeng Iman Santoso adalah salah satu Kapolri ke-5 yang bertugas dari tahun 1968 hingga 1971 yang juga salah satu penandatangan Petisi 50.
Saat menjadi Kapolri Hoegeng Iman Santoso melakukan pembenahan dibeberapa bidang yang menyangkut struktur organisasi di tingkat Mabes Polri. Hasilnya, struktur yang baru lebih terkesan dinamis dan komunikatif.
Pada masa jabatannya terjadi perubahan nama pimpinan Polisi dan markas besarnya. Berdasarkan Keppres No.52 Tahun 1969, sebutan Panglima Angkatan Kepolisian RI (Pangak) diubah menjadi Kepala Kepolisian RI (Kapolri). Dengan begitu, nama Markas Besar Angkatan Kepolisian pun berubah menjadi Markas Besar Kepolisian (Mabak).
Di luar dinas Kepolisian Hoegeng terkenal dengan kelompok pemusik Hawaii, The Hawaiian Seniors. Selain ikut menyanyi Ia juga memainkan ukulele.
“Untuk Ayahnda Hoegeng Iman Santoso, Alfatheha. Ada Kenangan yang tidak bisa terlupakan, nama anak saya nomor dua beliau (Hoegeng Iman Santoso-Red) yang kasi nama Sani Santoso Alkadrie dipanggil San San, yang lahir 8 Januari 1980”, ungkap Max Jusuf Alkadrie salah satu tokoh masyarakat Kalbar yang juga kerabat Sultan Hamid II ini kepada Redaksi kabar65news.com, Minggu (14/10/2018) pagi.***(R/k65news).
Gambar : Dokumen Max Jusuf Alkadrie untuk k65news.
Penulis : Adjie Saputra
Editor : Fahrozi
______________________________________________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


