Ini Prioritas Program Pembangunan Kabupaten Ketapang untuk Tahun Anggaran 2020 Nanti
KETAPANG – Pembangunan di Kabupaten Ketapang, Kalbar, pada tahun anggaran 2020 yang akan datang, ada beberapa program yang menjadi prioritas dan diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, diantaranya adalah pembangunan ruas jalan Ketapang – Pesaguan dan Kendawangan.
Hal itu disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan, SH, M.Sos ketika membuka Musrenbang Kabupaten Ketapang untuk Tahun Anggaran 2020 di Borneo Emerald Hotel belum lama ini yang juga dihadiri Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, SH, M.Hum serta pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, dan Anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan Ketapang dan Kayong Utara serta Forkopimda dan para pejabat di Lingkungan Pemkab Ketapang lainnya.
Disampaikan Bupati Martin Rantan, bahwa untuk prioritas berikutnya adalah pembangunan ruas jalan Sungai Gantang – Jemayas – Teluk Batu, dimana hingga saat ini ruas jalan tersebut masih banyak jalan tanahnya.
Kemudian prioritas berikutnya yakni pembangunan ruas Jalan Tumbang Titi – Tanjung – Marau – Manis Mata dan akan dilanjutkan prioritas pembangunannya ke ruas jalan Jambi – Sukaramai.
Bupati Martin Rantan juga menyampaikan, pembangunan ruas jalan Tumbang Titi sampai ke ruas jalan Tanjung, hingga saat ini baru dibangun disekitar kilometer 5 (lima) di daerah Rengas, dan ditahun anggaran 2019 ini juga masih ada APBD Provinsi Kalbar, sehingga Bupati Martin Rantan yakin akan bisa sampai ke kilomter 8 (delapan) dan bahkan sampai ke kilometer 10 (sepuluh).
Prioritas pembangunan tahun anggaran 2020 yang berikutnya kata Martin Rantan, Pemkab Ketapang akan melakukan pelebaran jalan Ketapang – Pesaguan – Kendawangan yang akan dimulai dari Jembatan Pawan I (satu) sampai ke pintu gerbang Desa Padang.
Selain itu diakui Bupati Martin Rantan, bahwa Pemkab Ketapang juga pada Tahun Anggaran 2020 yang akan datang, memprioritaskan percepatan pembangunan daerah dengan mendukung kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri.
Ditambahkan Martin Rantan, setelah dirinya melihat visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, maka dari enam misi yang paling berat adalah misi ketiga, yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Ketapang, dimana seperti diketahui, bahwa Kabupaten Ketapang ini kurang lebih 75 persen masyarakatnya adalah petani yang menggantungkan kehidupan ekonominya dikehidupan agro ekonomi.
“Pengelolaan sumber daya alam lahan untuk bercocok tanam dan sebagainya, ini yang menjadi berat, karena jujur petani petani kami di Ketapang ini, banyak yang belum berdaya, sehingga saya berharap juga untuk fungsi APBD Kabupaten Ketapang Tahun 2020, mulai kita menggiatkan sumber sumber ekonomi masyarakat”,pinta Bupati Martin Rantan dihadapan Gubernur Kalbar dan peserta Musrenbang Kabupaten Ketapang untuk Tahun Anggaran 2020 itu.
Bupati Martin Rantan juga menyampaikan, bahwa program prioritas di tahun 2020 selanjutnya adalah, pembentukan daerah otonomi baru atau DOB, serta percepatan pembangunan desa tertinggal dan sangat tertinggal untuk menjadi desa mandiri.***(Halim/K65News).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk kabar65news.com
_____________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


