Kapolda Kalbar Cek Pendistribusian Logistik Pemilu 2019 ke Tempat Tersulit Melalui Jalur Laut
KUBU RAYA – Guna memastikan aman dan sampai ke TPS, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH turun langsung mengecek pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2019 ke sejumlah tempat. Salah satunya adalah ke daerah perairan yang sulit dijangkau, yakni Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.
Jenderal bintang dua itu ditemani Kepala Biro Operasi Polda Kalbar Kombes Pol Jayadi, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir SIK MH, Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Veris Septiansyah, Direktur Sabhara Kombes Pol Pulung Rohmadianto, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalbar Kombes Pol Amostian, dan Komandan Komando Distrik Militer 1207, Kolonel Armed Jantje Stefie Nuhujanan, S.Sos.
Saat berada di atas kapal laut, Selasa (16/04/2019), Kapolda Kalbar, Didi Haryono menjelaskan, bahwa ia bersama jajaranya langsung melihat ke lokasi pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2019 melalui jalur laut di wilayah hukum Polsek Sungai Kakap guna meninjau TPS Sepok Laut.
“Di Kecamatan Sungai Kakap ada 361 TPS, DPT 83.902 pemilih. Ada 2 desa di Kepulauan Sepok Laut dan Tanjung Saleh. Memakai 5 speed menuju lokasi,” kata Didi Haryono, seraya memastikan, bahwa personel pengamanan dan logistik Pemilu sudah sampai di TPS.
Disampaikan Didi Haryono, bahwa pihaknya sama-sama mengantarkan kotak suara ke Sepok Laut. “Kita ketahui di Kalbar ada jalur air. Anggota kita mengantarkan lebih jauh lagi. Sampai menyeberangi sungai, dan laut. Kemudian kembali lagi. Mudah-mudahan lancar. Dan bisa mengambil kebijakan jika ada sesuatu lain hal. Hampir seluruh Kalbar, sudah terdistribusikan. Malam ini harus sampai TPS. Dengan kondisi geografi sulit dan landai. Kita sudah ploating personel TNI-Polri di Kalbar. Mereka memahami wilayahnya,” ujarnya.
Selanjutnya Kapolda mengingatkan seluruh masyarakat Kalbar, agar tidak ada yang Golput. “Itu sebagai penyaluran demokrasi. Ini untuk kita bersama. Kami jamin aman”, tegas Kapolda Didi Haryono.
Tidak hanya itu, Kapolda juga, terus menerus kembali mengingatkan, bahwa sesuai aturan KPU pada saat mencoblos tidak boleh membawa Hand Phone.
Lalu untuk jumlah personel berapa? Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menjelaskan.
Sedangkan untuk jumlah personil dijelaskan Kapolda, ada 12.776 personil yang sudah diberikan pemahaman berada di luar TPS lima puluh meter. Sambil memantau. Dan boleh mengitari. Memberikan keyakinan kepada calon pemilih itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman.
“Nanti malam kita akan memantau daerah-daerah bersama Pangdam, Dandim, dan Kapolresta”, terang Kapolda Didi Haryono.***(SP/K65News).
Gambar : Dokumen Humas Polda Kalbar untuk kabar65news.com
Editor : Fahrozi
_____________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


