23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Pantau Pasien Covid-19, Bupati Ketapang Resmikan Pemakaian Rumah Singgah

KETAPANG – Bangunan eks PT.BSM di Jalan Lingkar Kota, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalbar, telah diresmikan Bupati Ketapang, Martin Rantan,SH,M.Sos yang diwakili Sekda H.Farhan,SE,M.Si, pemakaiannya sebagai Rumah Singgah Pemantauan Pasien Covid-19, Rabu (15/04/2020) sore kemarin.

Dalam kesemapatan itu, Sekda Farhan menyampaikan, bahwa Rumah Singgah Pemanauan Covid-19 tersebut nantinya akan ditempati OTG (orang tanpa gelaja).

Saat ini, kata Farhan, dari hasil rapid test jumlah OTG di Ketapang ada 11 orang, yakni sebanyak 9 orang menjalani perawatan isolasi di RSUD Agoesdjam Ketapang, sedangkan 2 orang lainnya lagi mengisolasikan diri di rumahnya masing masing.

Dikatakan Farhan, 9 orang yang berada di RSUD dr. Agoesdjam itu akan pindahkan ke Rumah Singgah, sedangkan untuk 2 orang yang lagi mengisolasikan diri di rumahnya, akan lakukan upaya penjemputan dan pemahanan agar mau di isolasi di Rumah Singgah.

Selain itu, Sekda Farhan berharap, agar ada kesadaran dari masyarakat, jika dirinya sudah terkatagori OTG dari hasil rapid testnya reaktif untuk meminta dirawat di Rumah Singgah yang telah disiapkan Pemkab Ketapang tersebut.

Farhan berkata, tujuan Rumah Singgah yang baru saja diresmikannya itu, adalah untuk penempatan kelompok pasien OTG (orang tanpa gejala) yang tentunya mereka tidak diinginkan berada di permukiman dan mengisolasi diri sendiri dengan kondisi kamar yang tidak standar, lalu kemudian bersosialisasi lagi dengan masyarakat.

Rumah Singgah eks. Bangnan PT. BSM yang berada di Jalan Lingkar Kota Ketapang itu, memiliki 19 kamar dengan fasilitas AC serta Wifi, selain merawat untuk OTG, di Rumah Singgah itu juga tidak menutup kemungkinan akan digunakan sebagai fasilitas merawat ODP (orang dalam pantauan).

Dijelaskan Farhan, untuk tenaga medis di Rumah Singgah itu, Pemkab Ketapang akan menempatkan para perawat dari Puskesmas yang radiusnya berada dalam kota dengan penanggungjawabnya adalah dokter.

Dipaparkan Farhan, bahwa untuk makanan pasien itu sendiri pihaknya akan mendatangkan dari RSUD dr. Agoesdjam yang sesuai dengan standar makanan yang bernutrisi. Sedangkan untuk keluarga yang akan mengantarkan makanan dan pakaian selama pasien masa isolasi hanya boleh menitipkannya di pos penjagaan saja, dimana untuk mendata petuga jaga di pos itu akan dibantu aparat TNI dan Polri.***(r/k65news).

Editor   : Adjie Saputra

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *