23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Ini Kabar Terbaru Pelaksanaan Percepatan dan Penanganan Covid-19 di Ketapang

KETAPANG – Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ketapang, Kalbar, H.Rustami, SKM,M.Kes, menyampaikan sekaligus melaporkan perkembangan pencatatan kasus konfirmasi covid-19 untuk Wilayah Kabupaten Ketapang, Senin, tanggal 20 April 2020 tidak ada penambahan pasien dengan konfirmasi positif covid-19.

Saat ini ada 3 orang pasien dilakukan isolasi ketat di Rumah Sakit Rujukan RSUD Dr Agoesdjam Ketapang, yakni 2 orang berasal dari Kabupaten Ketapang, 1 orang terkonfirmasi covid-19, 1 orang hasil rapid test reaktif dan 1 orang berasal dari Kayong Utara hasil rapid test reaktif.

“Terhadap pasien reaktif tersebut telah dilakukan pengambilan swab yang pertama”, terang Rustami yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang di Posko Pelaksanaan Percepatan dan Penanganan Covid-19 Ketapang.

Diterangkan Rustami, sementara 1 pasien konfirmasi covid-19 asal Kayong Utara telah pulang pada tanggal 19 April 2020 jam 13.02 wib dan diisolasi di Klinik Asri Kayong Utara.

“Hari ini (Senin, 20/04/2020) telah bertambah PDP berjumlah 2 orang, sehingga total PDP sampai dengan hari ini berjumlah 27 orang yaitu, dengan jenis kelamin laki laki berjumlah 17 orang dan dengan jenis kelamin perempuan berjumlah 10 orang”, ungkap Rustami.

Mereka tersebut tersebar di 8 kecamatan antara lain, seperti Kecamatan Delta Pawan 6 orang, termasuk 3 orang reaktif, Kecamatan Nanga Tayap 8 orang, termasuk 1 orang reaktif, Kecamatan Benua Kayong 6 orang, termasuk 6 orang reaktif, Kecamatan Matan Hilir Selatan 1 orang, termasuk reaktif, Kecamatan Sungai Melayu Rayak 3 orang, Kecamatan Muara Pawan 1 orang, Kecamatan Marau 1 orang, termasuk reaktif dan Kecamatan Sandai 1 orang.

“Kedelapan orang pasien reaktif tersebut di isolasi di Rumah Singgah Jalan Lingkar Kota. 3 orang pasien reaktif diisolasi di rumah, sehingga total hasil pemeriksaan rapid test reaktif di Kabupaten Ketapang berjumlah 12 orang”, papar Rustami.

Lebih lanjut disampaikan Rustami, bahwa hari ini, tanggal 20 April 2020 jam 09.00 wib Tim Dinkes dan Labkesda melakukan pemeriksaan rapid test terhadap sebanyak 41 orang kontak erat dengan pasien PDP yang reaktif dari Kecamatan Delta Pawan, Marau, Benua Kayong dan Kabupaten Kayong Utara. “Hasilnya masih menunggu”, jelasnya.

Ditambahkan Rustami, hari ini juga ada penambahan ODP sebanyak 71 orang. “Karena sesuai dengan Surat Edaran Gubernur tertanggal 13 April 2020 semua yang datang dari wilayah terjangkit tanpa gejala akan dijadikan ODP. Sehingga total ODP sampai dengan hari ini berjumlah 368  orang per tanggal 20 April 2020 dengan ODP selesai pantau berjumlah 112 orang”,katanya.

Mereka mereka itu jelas Rustam, masing masing dengan jenis kelamin laki laki berjumlah 209 orang dan dengan jenis kelamin perempuan berjumlah 159 orang yang tersebar di 16 Kecamatan, 55 Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Ketapang, antara lain di Kecamatan Delta Pawan 115 orang, Nanga Tayap 39 orang, Benua Kayong 19 orang, Matan Hilir Selatan 32 orang, Sungai Melayu Rayak 56 orang, Kendawangan 4 orang, Muara Pawan 26 orang, Manis Mata 7 orang, Sandai 15 orang, Tumbang Titi 4 orang, Air Upas 13 orang, Sungai Laur 19 orang, Singkup 7 orang, Matan Hilir Utara 8 orang, Pemahan 2 orang dan Jelai Hulu 2 orang

“Kami menghimbau kepada keluarga/kerabat, sanak saudara yang kontak dengan pasein hasil rapit reaktif segera melapor ke Puskesmas terdekat”, imbau Rustami.

Selain itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Rustami memberikan apresiasi kepada ahli gizi yang telah secara ekstra dalam memperhatikan kebutuhan kandungan gizi makanan untuk membantu agar daya tahan tubuh terjaga bagi pasien yang terpapar virus covid-19.

“Pemberian nutrisi yang baik pada pasien dalam berbagai kondisi, mulai dari orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) hingga yang telah dikonfirmasi negatif akan menunjang imunitas mereka. Karena disini kita bertarung dengan virus yang hanya bisa dikalahkan oleh sistem imun tubuh”,tutur Rustami.

Konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan aman,kata Rustami, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan resiko penyakit kronis dan penyakit infeksi. “Dari standar WHO selama pandemi covid-19 sebaiknya kita mengkonsumsi makanan segar/tidak diawetkan, minumlah air putih yang cukup setiap hari, hindari konsumsi minyak secara berlebih, hindari konsumsi gula dan garam secara berlebih, dan hindari makan diluar untuk menghindari kerumunan”,ujarnya.

Dengan melihat pada data ini, sekali lagi, kata Rustami, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bekerjasama mentaati peraturan maupun himbauan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah, seperti untuk tidak dulu berkumpul-kumpul, menghindari tempat keramaian, agar selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak minimal 1 meter saat berbicara, memakai masker, tidak bepergian keluar rumah kecuali sangat mendesak.

“Tidak lupa selalu berdo’a pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar wabah ini semoga cepat berlalu. Untuk update informasi secara angka bisa di cek pada website covid19.ketapangkab.go.id

layanan call center/WA : 082157048290”, pungkas Rustami.***(r/k65news).

Editor   : Adjie Saputra

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *