Kabar65News

Menembus Peradaban

Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia Adakan Kongres I Secara Daring

JAKARTA – Hitungan jam pelaksanaan Kongres I Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) di Jakarta Tahun 2020, bursa bakal calon Ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara Umum serta Pengawas yang akan dipilih dalam Kongres tersebut semakin semakin memanas. 

Dari sekian Pengurus Cabang KPCDI yang tersebar hampir di seluruh Propinsi dan Kabupaten di Indonesia itu, tanggal 16 Oktober 2020 kemarin telah mengajukan kepada Panitia Pelaksana dan Panitia Pengarah Kongres I, nama bakal calon Pengurus Pusat KPCDI untuk Periode II ke depan yang akan ditentukan dalam Kongres.

Supratman sebagai Ketua Pelaksana Kongres juga telah mengadakan Rapat Daring PraKongres pada tanggal 11 Oktober lalu guna membicarakan Sosialisasi, persiapan Kongres dan  pembahasan Tata Tertib Kongres, AD/ART  dan jadwal kongres serta syarat untuk dicalonkannya seseorang menjadi Pengurus dan Pengawas KPCDI yaiu: 1. Aktif Minimal 1 Tahun; 2. Punya kredebilitas Loyalitas ke KPCDI; 3. Punya Integritas dan Niat yang kuat untuk membesarkan KPCDI bersama-sama.

Khusus untuk Ketum,Sekjen dan Bendahara ditambah syarat bersedia berdomisili Jabodetabek jika terpilih, untuk memudahkan mobilisasi, rentang kendali, dan mendukung kepentingan organisasi dalam urusan dengan stackholder terkait di pusat Pemerintahan.

Sekian banyak bakal calon Pengurus yang masuk terpantau sore tadi semakin mengerucut kepada nama-nama yang selama ini  sangat kuat komitmennya membesarkan KPCDI, seperti Tony Samosir, Peter Hari (Keduanya Founder KPCDI), Bu Alfrida,  nama lain seperti Hardono Avianto dll,  Sementara pada Dewan Pengawas muncul nama-nama sepert Yulia Racmanto, Hasan Basri, Ahmad Yusuf dan Gatot Haryomo. Nama-nama terebut telah diusulkan oleh beberapa Pengcab, dikonfirmasi kesediannya dan diseleksi oleh Panitia Pelaksana Kongres. 

Pengurus KPCDI Cabang Ketapang, dimotori Hasan Basri (Ketua) dan Elham  (Sekretaris) serta Bendahara yang juga akan ikut dalam Kongres I KPCDI, kesempatan ini juga menjagokan Tony Samosir,  Peter Hari dan Bu Alfrida untuk memimpin kembali KPCDI dalam periode ke depan.

“Nama-nama yang kami usulkan tersebut kiranya  masih sangat layak dan pantas untuk diberikan mandat dalam kongres I KPCDI  memimpin kembali KPCDI kedepan, karena kita sudah sangat tau bagaimana rekam jejak nama-nama tersebut dalam membesarkan KPCDI dan memperjuangkan Pasien selama ini,” demikian Hasan pasien Basri Pasien asal Ketapang Kalbar yang Transplant Tahun 2017 di RSCM dengan donor Ginjal dari istrinya tersebut

Prakongres, arahan harian Ketua Umum Tony Samosir bahwa KPCDI pada Kongres  Pertama yang akan dilaksanakan secara Daring dan akan diikuti oleh Pengurus Pusat, dan Cabang KPCDI (Ketua, Bendahara dan Sekretaris) seluruh Indoesia. Rencana yang disusun sejak lama Kongres KPCDI I akan dilaksanakan di Kota Hujan “Bogor” dengan akomodasi dicover oleh KPCDI tetapi kondisi bangsa yang masih berhadapan dengan Pandemi Covid 19, pengurus pusat dan Pengda bersepakat mengadakan Kongres secara Daring dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Sesuai AD ART dan legal standing masa bhakti pengurus KPCDI Pusat periode I segera berakhir sehingga harus ada pemilihan Pengurus baru yang akan ditentukan dalam Kongres, untuk menakhodai KPCDI  sebagai salah satu organisasi besar Pasien Gagal Ginjal yang sudah berbadan hukum dan banyak berperan dalam perjuangan bagi pasien GGK khususnya dan pasien lainnya secara umum.

Tony (Pria yang sempat cuci darah 7 Tahun tersebut dan Tahun 2016 telah Tranplantasi} lebih lanjut mengatakan, kongres I dengan tema : “MEWUJUDKAN SEMANGAT DAN SOLIDARITAS” tersebut sebagai bentuk Komitmen bersama kita sebagai representasi dari  pasien cuci darah di Indonesia sehingga besar harapan kita agar Kongres didukung semua anggota, berjalan sukses dan dapat membentuk kepengurusan baru menyangkut masa depan pasien dan masa depan Organisasi ini kedepan. Sukses KPCDI dan Selamat ber Kongres.***(r/k65news).

Editor    : Adjie Saputra

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *