23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Tinjau Lokasi Karhutla, Sekda Ketapang Tegaskan Penanganan Terus Dioptimalkan

KETAPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto, meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan pada Rabu, 5 Agustus 2026. Lokasi yang ditinjau berada di ruas Jalan Pelang–Kepuluk KM 5 hingga KM 10, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang.

Peninjauan tersebut didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang.

Sebelumnya, Repalianto juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban karhutla di Desa Sungai Besar. Setelah itu, ia meninjau lokasi kebakaran untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan mengevaluasi langkah-langkah percepatan pemadaman di lapangan.

Repalianto menyampaikan bahwa peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Ketapang. Ia menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat akan terus bersinergi hingga api benar-benar padam dan situasi kembali aman.

Ia menjelaskan bahwa personel bersama instansi terkait terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masyarakat juga diimbau agar mematuhi arahan petugas di lapangan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di tengah musim kemarau.

Lebih lanjut, Repalianto mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, kawasan tersebut diketahui merupakan wilayah yang setiap tahun rawan mengalami kebakaran saat musim kemarau berkepanjangan.***(adv/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *