23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Catatan Bupati Alexander Wilyo: Setelah 86 Hari Menanti, Akhirnya Hujan Turun di Ketapang

KETAPANG, K65News – Setelah 86 hari menanti di tengah kemarau panjang, asap tebal, karhutla, dan krisis air bersih, akhirnya hujan turun menyirami berbagai wilayah di Kabupaten Ketapang.

Hujan malam ini terasa begitu berarti. Ia bukan sekadar air yang jatuh dari langit, melainkan wujud kelegaan, kebahagiaan, dan rasa syukur yang mendalam setelah sekian lama dinantikan.

Di tengah guyuran hujan itulah, saya hadir bersama masyarakat Desa Sukabaru, Kecamatan Benua Kayong, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus meresmikan Kantor Desa Sukabaru. Meski hujan deras, antusiasme warga untuk mengikuti seluruh rangkaian acara tak menyurut sedikit pun. Bagi saya, kebersamaan hangat seperti inilah yang harus terus kita rawat.

Hari ini, kita dipertemukan kembali dengan hujan. Mari kita syukuri bersama.

Ujian kemarau dan karhutla yang kita lalui kemarin sesungguhnya tidak hanya dirasakan oleh manusia, tetapi juga oleh makhluk hidup lainnya — hewan, tumbuh-tumbuhan, hingga bumi yang kita pijak. Mari jadikan momentum ini sebagai pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan sekitar.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi ajakan bagi kita untuk kembali meneladani kesabaran, kesederhanaan, kasih sayang, serta kebaikan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, peresmian Kantor Desa Sukabaru diharapkan dapat semakin mendekatkan dan mempermudah pelayanan publik bagi masyarakat — sejalan dengan semangat menghadirkan pemerintahan yang benar-benar bekerja untuk rakyat.

Hujan yang turun bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi dan peresmian kantor desa ini menjadi pertanda baik. Semoga terdapat keberkahan di dalamnya, serta keselamatan bagi seluruh masyarakat Ketapang.

Pada kesempatan yang baik ini, secara khusus saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pejuang karhutla yang telah berjibaku di lapangan. Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah, camat, kepala desa, TNI, Polri, relawan, OPD, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, komunitas, pengusaha, serta seluruh lapisan masyarakat. Gotong royong Anda semua dalam memadamkan api, menyalurkan air bersih, hingga membagikan masker sangat berarti di tengah masa-masa sulit kemarin.

Pembangunan Ketapang membutuhkan dukungan dan keterlibatan kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pemuka agama, alim ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, generasi muda, hingga dunia usaha memiliki peran penting dalam menjaga dan membangun daerah ini. Saya percaya, ketika kita kompak dan saling mendukung, seberat apa pun tantangan akan mampu kita lalui bersama.

Mari terus bergandengan tangan, memperkuat gotong royong, dan memberikan yang terbaik untuk daerah yang kita cintai. Sebab Ketapang adalah rumah besar kita bersama — rumah yang harus kita jaga, kita rawat, dan kita bangun bersama demi masa depan generasi mendatang.***(adv/k65news).

***Catatan ini dibuat oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, di Ketapang, Senin (28/9/2026).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *