Jokowi Pamer KTA di Bandung dan Optimis PSI Jadi Partai Besar yang Ditakuti

BANDUNG – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya resmi menjadi keluarga besar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus optimis PSI akan menjadi partai besar yang ditakuti.
Penegasan itu disampaikan Jokowi saat Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Bandung, baru-baru ini.
Dalam pidatonya, Jokowi awalnya menyemangati kader bahwa PSI meski partai baru kini mulai diperhitungkan lawan politik.
“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan. Wong sama partai baru saja kok takut. Ini partai baru tapi hati-hati, ini akan menjadi partai besar,” ujar Jokowi.
Ia meminta kader meyakini target partai bukan sekadar lolos ke Senayan. Menurutnya, berapapun angka parliamentary threshold tidak menjadi masalah jika struktur partai bekerja keras.
“Mau parlemen threshold lima persen oke enggak masalah, enam persen enggak masalah, tujuh persen enggak masalah, delapan persen enggak masalah. Asalkan saudara-saudara bekerja keras untuk Partai PSI. Strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja. Kuncinya hanya di situ,” tegasnya.
Tak hanya memberi motivasi, Jokowi juga menjawab keraguan publik soal status keanggotaannya di PSI. Ia mengaku sudah bergabung sejak 14 Oktober 2025.
“Bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu. Banyak yang nggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya ini,” katanya.
Untuk membuktikan, Jokowi mengangkat dan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI miliknya ke hadapan kader dan awak media. Bahkan ia berdiri sambil mengangkat KTA tinggi-tinggi.
“Masih kurang jelas? Ini saya tunjukkan,” ucapnya disambut teriakan ‘Hidup Jokowi’ dari kader.
Di hadapan peserta rakor, Jokowi kemudian membacakan data yang tertera di KTA tersebut.
“Di sini tertulis nama Joko Widodo, nomor keanggotaan S33722 025 7777777,” ujarnya.
Di akhir pidato, ia kembali menegaskan branding baru partai yang kini mengusung slogan Partai Super Terbuka.***(h/k65news).
Editor : HAR.
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


