23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Kendawangan Jadi Perhatian, 300 Personel BKO Polda Kalbar Diterjunkan Atasi Karhutla Ketapang

KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, baru-baru ini menghadiri apel gabungan di Polres Ketapang dalam rangka penyerahan dan pergeseran personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Kalimantan Barat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Kalbar atas dukungan penuh personel dalam penanganan karhutla, termasuk bantuan pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Ia berharap musim kemarau dapat segera berlalu dan hujan segera turun, tidak hanya di Kabupaten Ketapang, tetapi juga di seluruh wilayah Pulau Kalimantan.

Bupati menjelaskan bahwa meski titik api di sejumlah wilayah Ketapang telah mengalami penurunan, potensi karhutla masih ditemukan di wilayah selatan. Kecamatan Kendawangan menjadi salah satu perhatian utama, khususnya di Desa Air Hitam, Desa Pembedilan, dan Desa Natai Kuini, berdasarkan laporan kepala desa, masyarakat, serta pemantauan satelit.

Kehadiran 300 personel tambahan dari Polda Kalbar tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemadaman karhutla, terutama di wilayah rawan dan perbatasan Kalimantan Tengah.

Dari total 300 personel BKO Polda Kalbar, sebanyak 200 personel berasal dari Satuan Brimob dan 100 personel dari Direktorat Samapta. Penempatan personel dilakukan di sejumlah wilayah melalui jajaran Polsek dan Polres Ketapang sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan.

Dukungan tersebut menambah kekuatan personel yang sebelumnya telah diterjunkan, yakni 60 personel Brimob Polda Bali dan 30 personel Brimob Polda Kalimantan Timur. Selain itu, terdapat delapan personel tambahan untuk mengoperasikan mobil water treatment guna mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Di lapangan, para personel tambahan tersebut akan bersinergi bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan memperkuat sinergi serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama, kebakaran diharapkan dapat segera dikendalikan, dampak kabut asap dapat diminimalkan, serta keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.***(adv/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *