Antisipasi Gas Elpiji Langka Jelang Natal, Polres Kapuas Hulu Lakukan Cipkon
KAPUAS HULU – Dalam rangka antisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kg jelang Natal telah dilakukan kegiatan cipta kondisi di wilayah hukum Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Kapuas Hulu yang diwakili Kabag Ops Kompol Joko Sarwono untuk pengecekan gudang gudang gas elpiji 3 kg yang ada di daerah itu, Kamis (07/12/2017).
“Hal itu kami lakukan karena di wilayah hukum Polres Kabupaten Kapuas Hulu akhir akhir ini terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg”, terang Joko Sarwono kepada media ini, Kamis (07/12/2017) malam.
Selanjutnya terang Joko, ada beberapa gudang penyimpanan gas elpiji di Kapuas Hulu tersebut telah dilakukan pengecekan bersama sama anggotanya, seperti Kasat Sabhara AKP Slamet Riyadi, KBO Sat Intelkam IPDA Dedi Mulyadi, KBO Sat Sabhara Ipda Ya’Firmon, serta Anggota Sat Intelkam 4 orang, Anggota Sat Reskrim 3 orang, Anggota Sat Sabhara 20 orang, Anggota Si Propam 2 orang
Adapun gudang gudang yang dilaksanakan pengecekan diantaranya, gudang elpiji milik Marwan yang beralamatkan di Jalan Lintas Utara PT. Kiat Aman Sentosa. Kemudian gudang elpiji milik H.Ihdau Hidayat yang beralamatkan di Jalan Pesantren Kedamin Hulu Agen PT. Energi Khatulistiwa. Hasil pengecekan dari tabung 12 Kg dan 3 Kg semuanya dalam keadaan kosong.
“Pengecekan gas elpiji itu kami lanjutkan ke gudang milik sdr. Abdul Muis yang beralamatkan di Jalan Pesantren Kedamin Hulu Pangkalan Anisa PT. Energi Khatulistiwa. Kemudian pengecekan ke gudang elpiji milik sdr. Jumanto alias Kentung, yang beralamat di Jalan Angkasa Pura Kedamin Hulu Pangkalan PT. Putussibau Jaya, dan dari hasil pengecekan itu bahwa tabung 12 Kg dan 3 Kg semua dalam keadaan kosong”, ungkap Joko Sarwono.
Menurut Kabag Ops Polres Kapuas Hulu, Joko Sarwono, diketahui bahwa adanya pemangkasan alokasi kuota LPG 3 Kg, pemangkasan tersebut dilakukan setiap bulannya yang diberlakukan di seluruh Indonesia dalam rangka menggalakkan LPG Brighgas 5,5 Kg nonsubsidi. “Penerapan pemangkasan alokasi tersebut mulai diberlakukan dari bulan April sampai dengan sekarang ini”,terangnya.
Kata Joko, dengan adanya pemangkasan alokasi tersebut mengakibatkan kuota LPG 3 Kg yang diperoleh agen berkurang dan kuota dipangkalan pun berkurang dengan berdampak kepada pasokan gas yang ada sehingga masyarakat susah mencari kesediaan atau untuk menukar LPG 3 Kg.
“Adapun harga jual LPG yang berlaku di Pangkalan harga jual LPG Brighgas 5,5 Kg seharga Rp. 380.000,- pertabung sedangkan isi ulangnya seharga Rp. 85.000,-. Untuk LPG 3 Kg harga isi ulang dari Agen ke pangkalan Rp. 18.000,- pertabung sedangkan pangkalan ke konsumen max. Rp. 22.000,- pertabung. Dan untuk LPG 12 Kg harga isi ulang dari Agen ke Pangkalan adalah Rp. 165.000,- pertabung sedangkan Pangkalan ke konsumen Rp. 170.000,- pertabung”, tutup Joko Sarwono seraya menyatakan bahwa hari ini, Jumat (08/12/2017) pihaknya kembali mengecek langsung ke toko toko pengecer di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu.***(Halim Anwar/k65news).
Gambar : Documen Polres Kapuas Hulu untuk kabar65news.
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

