PMII Kalbar Ajak Seluruh Elemen Bangsa Menjaga Kedamaian
PONTIANAK – Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan salah satu Paslon pada tanggal 28 Juni 2019 mendatang, Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kedamaian.
Kepada Redaksi Kantor Berita Online www.kabar65news.com , Kamis (13/06/2019) siang, Mu’ammar Kadafi selaku Ketua PKC PMII Kalbar menyampaikan, bahwa dirinya sangat prihatin terhadap kerusuhan yang terjadi pada tanggal 22-23 Mei kemaren, karena baginya itu bukan potret masyarakat Kota Pontianak yang dikenal sangat santun, ramah, cinta kedamaian serta saling menghormati perbedaan.
“Kita ketahui bersama, bahwa Kalimantan Barat multikultural, baik (suku, bahasa, agama, budaya dan ras) sudah berpuluh-puluh tahun kami hidup dengan rukun. Tentunya ketentraman ini merupakan cita-cita bersama masyarakat Kalbar, sehingga menjelang penetapan MK mendatang, kami mengajak agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum atau berita-berita yang menyebabkan perpecahan. Biarkan keputusan tersebut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku di Republik ini. Karena jika terjadi lagi kerusuhan maka akan banyak sekali kerugian yang dialami baik fisik maupun materi”, papar Kadafi.
Kadafi juga menyerukan kepada seluruh elit politik untuk bersama-sama menyampaikan pesan kedamaian agar masyarakat Kalimantan Barat merasakan ketentraman, kenyamanan serta kedamaian.***(R/K65News).
Gambar : Mu’ammar Kadafi, Ketua PKC PMII Kalbar.***(Ist).
Penulis : Adjie Saputra
Editor : Fahrozi
___________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


