23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Menyambut 1 Syuro Paguyuban Jawa di Ketapang Gelar Berbagai Kegiatan

KETAPANG – Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang menggelar beberapa kagiatan sosial dalam rangka menyambut tahun baru 1 Syuro yang bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriah.

“Memperingati 1 Syuro menurut penanggalan Jawa yang bertepatan dengan 1 Muharam kita sudah membentuk Panitia pelaksana akan melakukan beberapa kegiatan sosial kemasyarakatn “ kata Tugino SE, selaku Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan 1 Syuro Keluarga Paguyuban Jawa di Ketapang. Minggu (25/08/2019).

Kegiatan sosial kemasyarakatn yang dimaksud Tugino tersebut berupa kegiatan sunatan massal kepada keluarga yang kurang mampu, dilanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Kabupaten Ketapang.

Selain itu pada hari Sabtu 31 Agustus 2019, bertepatan dengan malam penyambutan 1 Muharam 1441 Hijriah, dilakukan pagelaran kebudayaan Jawa berupa Wayang Kulit semalam suntuk, yang semua kegiatan berlangsung di Pentas Seni Budaya Samping Pendopo Bupati Ketapang.

Sementara itu Ketua Keluarga Besar Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh ST, mengungkapkan peringatan 1 Syuro bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 H.

“Orang Jawa biasanya menyebutkan istilah penanggalan Jawa yaitu 1 Syuro, dan masyarakat Jawa yang ada di Ketapang yang di wadahi oleh Paguyupan Jawa Ketapang akan merayakan HUT KPJK yang ke-22, Insya Allah KPJK akan menyajikan pagelaran wayang semalam suntuk di Pentas Seni Pendopo Bupati Ketapang“, kata Achmad Sholeh.

Selanjutnya disampaikan Legislator Partai Golkar Ketapang itu, bahwa masyarakat Jawa yang ada di Ketapang akan mengadakan kegiatan dan semoga dalam menyambut  tahun baru Islam 1441 H khusus nya untuk daerah Ketapang tercinta ini dijauhkan dari segala musibah.

Sholeh juga berharap, sehingga dengan demikian visi misi Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera bisa terwujud, “Saatnya dengan tahun baru Islam ini kita bisa saling introspeksi diri untuk menjadi masyarakat yang baik“, ucapnya, seraya mengutip pesan Almarhum Mbah Maimoen Zubair, bahwa “jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali, maka tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti, setidak nya itu menjadi sedekah untuk dirimu”.

Selain itu dia juga mengajak lapisan masyarakat Jawa di Ketapang khususnya dan masyarakat Ketapang pada umumnya untuk sama sama berdo’a semoga permasalahan permasalahan yang ada di tanah betuah ini bisa segera terselesaikan dan ini adalah momen yang tepat untuk hal kebaikan.

“Perbedaan bukanlah sebagai alat permusuhan, tapi perbedaanlah yang bisa membuat kita untuk bersatu dalam kebaikan“, tukasnya.***(PK/K65News).

Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk kabar65news.com

Penulis  : Alwi

Editor    : Fahrozi

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *