23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Antisipasi Virus Corona Masuk Indonesia

Oleh : Chandra Kirana, Mantan Sekjen Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia

 

VIRUS Corona merupakan Virus baru yang mematikan Setelah sempat heboh virus ebola yang merenggut banyak nyawa manusia dibeberapa negara,kini muncul virus corona yang tak kalah bahayanya. Belum sampai satu bulan, virus ini telah menyebar ke sejumlah negara di Asia.

Virus korona atau coronavirus adalah keluarga besar virus yang bisa menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS).

Pertama kali virus ini terdeteksi di Kota Wuhan, China. Hingga Selasa (21/1/2020), virus ini telah merenggut 6 jiwa dan sebanyak 300 orang terinfeksi. Sejumlah negara pun mulai memproteksi diri, dengan memeriksa secara ketat setiap orang yang baru tiba dari China.

Bahkan, ilmuwan otoritas kesehatan China juga sudah menyatakan jika virus corona bisa menyebar dari manusia ke manusia lain. Sehingga ada kekhawatiran akan terjadi penyebaran secara luas dan berisiko menjadi wabah.

Sejumlah negara juga sudah melaporkan munculnya kasus virus corona di wilayahnya. Seperti Korea Selatan, Thailand, Jepang dan Taiwan. Tidak menutup kemungkinan, jika tidak cepat diantisipasi virus corona juga bisa masuk wilayah Indonesia.

Hingga Selasa, 21 Januari 2020, tercatat ada 198 pasien virus corona di Wuhan, dan empat di antaranya meninggal. Otoritas kesehatan nasional dan lokal di China telah melaporkan 21 kasus virus corona di luar Wuhan, di antaranya Beijing dan Shanghai.

Pada Senin, 20 Januari 2020, pemerintah Korea Selatan melaporkan ada seorang wisatawan terpapar virus corona. Orang tersebut diketahui baru datang dari Wuhan. Pemerintah Thailand juga melaporkan dua kasus virus corona yang berasal dari turis China, tepatnya Wuhan. Adapun pemerintah Jepang menyatakan ada satu warga negaranya yang terkena virus corona karena baru kembali dari Wuhan.

Sejauh ini, belum ada ada kabar adanya vaksin yang bisa untuk mengobati orang yang sudah terpapar virus corona. Sehingga jika sampai seseorang yang telah terinfeksi virus corona masuk ke sebuah negara, maka akan sulit untuk mengatasinya. Saat ini upaya yang bisa dilakukan hanya pencegahan, agar virus mematikan itu tidak masuk atau menyebar ke negara lain.

Virus corona jenis baru ini menginfeksi orang dengan rentang usia 30-79 tahun,Namun Usia balita,anak-anak  dan remaja tentu akan sangat rentan terhadap virus ini dan sangat perlu untuk ekstra waspada.

Gejala yang muncul pada diantaranya demam, lemas, batuk kering,Flu,Sakit kepala,kedinginan,badan sakit dan sesak atau kesulitan bernapas. Namun, pada orang dengan usia lanjut dan bagi yang telah memiliki penyakit lain, gejalanya tentu akan lebih berat.

Dalam kebanyakan kasus,korban tidak akan menyadari sedang terinfeksi virus corona atau virus lainnya yang menyebabkan pilek.

Tetapi, infeksi virus korona bisa menyebar ke saluran pernapasan bagian bawah (tenggorokan dan paru-paru).

Kondisi ini bisa menyebabkan pneumonia, terutama pada orang lanjut usia, sakit jantung atau sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Dalam menyikapi hal ini PDPI(Perhimpunan Dokter Paru Indonesia) menyarankan agar masyarakat tidak panik. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:

  1. Masyarakat tetap waspada, terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas. Segera mencari pertolongan ke RS terdekat.
  2. Health Advice.

– Bersihkan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi publik.

– Mencuci tangan dengan air dan sabun cair, bilas setidaknya 20 detik sebelum dikeringkan. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan alkohol 70-80% handrub.

– Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk.

– Ketika merasakan gangguan napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan.

  1. Travel advice

– Hindari menyentuh hewan atau burung.

– Hindari kunjungan ke pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup.

– Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas.

– Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.

– Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan.

– Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau sakit lain. Beri tahu dokter mengenai riwayat perjalanan Anda.

Tentunya bukan hanya saran dari PDPI untuk melakukan pencegahan terhadap Virus Corona yang berpotensi sebagai wabah penyakit Global seperti halnya Virus Ebola yang pada tahun 2018 dinyatakan sebagai wabah penyakit Global oleh organisasi kesehatan WHO/World Health Organization.

Sebelum Hal ini terjadi dan sampai keIndonesia tentunya Pemerintah harus melakukan pencegahan dan memperketat penjagaan dan melakukan pemeriksaan kesehatan dibandara-bandara Internasional sebagai pintu masuknya turis warga negara asing dan warga negara Indonesia yang kembali ketanah air dari perjalanannya diluar negeri,Khususnya negara-negara yang telah terpapar Virus Corona,terutama China.***(r/k65news).

Editor    : Adjie Saputra

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *