23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Bahas BBM Langka dan Air Bersih, Bupati Ketapang Tekankan Kolaborasi dengan Mahasiswa

KETAPANG — Berbagai persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat menjadi perhatian dalam audiensi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kabupaten Ketapang, Rabu, 14 Oktober 2026.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah persoalan daerah, mulai dari kelangkaan bahan bakar minyak, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, hingga kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

Audiensi tersebut dihadiri aliansi yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GP Ansor, Pemuda Katolik, IPNU, IPPNU, BEM Politeknik Negeri Ketapang, BEM STAI Al-Haudl, BEM AMKI, serta unsur mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalimantan Barat.

Bupati menilai audiensi tersebut menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa setiap aspirasi harus didengar dan setiap persoalan perlu dicarikan jalan keluar. Ia menyampaikan bahwa komunikasi terbuka, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.

Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat tidak cukup hanya dibahas dalam forum pertemuan, tetapi harus ditindaklanjuti melalui langkah nyata dan kerja sama dengan seluruh pihak terkait. Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

Terkait kelangkaan BBM, Bupati menyampaikan bahwa pengawasan distribusi perlu diperkuat agar penyalurannya berjalan sesuai ketentuan. Sementara itu, penanganan kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan melalui upaya pencegahan, deteksi dini, dan kesiapsiagaan bersama untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Adapun persoalan sulitnya mendapatkan air bersih, ia menekankan perlunya pemetaan wilayah terdampak serta penyaluran bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati berharap komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemuda, dan mahasiswa dapat terus terjalin dengan baik. Ia menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan dalam audiensi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pembahasan semata, tetapi dapat menjadi masukan dalam merumuskan langkah penanganan yang terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi dan kepedulian bersama, Bupati berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Ketapang dapat ditangani secara bertahap melalui kerja nyata, koordinasi yang kuat, dan komitmen bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.***(adv/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *