23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Terkait Carut Marut KPN GWIS Ketapang, Misnawar Huddin Angkat Bicara

KETAPANGSeperti diberitakan sebelumnya dimedia ini, bahwa keberadaan KPN GWIS (Koperasi Pegawai Negeri Guru Wilayah Selatan), Kecamatan Benua Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat, saat ini terjadi carut marut kepengurusan dan administrasi keuangannya, sehingga keberadaan koperasi tersebut dinilai sakit.

Selain itu, menurut pengakuan salah satu pengurus KPN GWIS yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Selasa (18/09/2018) kemarin, bahwa sewaktu Ketuanya Misnawar Huddin, ada bantuan dari BKE (Bank Kesejahtraan Ekonomi) untuk koperasi tersebut, sejumlah Rp 8 miliar di tahun 2010, dan pada saat Ketua KPN GWIS dijabat Hairudin, ditemukan ada sejumlah kurang lebih Rp 1,5 miliar uang bantuan itu yang tidak terealisasikan kepada anggotanya.

Berkenaan dengan hal tersebut, mantan Ketua KPN GWIS Misnawar Huddin menyatakan, bahwa dikepemimpinannya pinjaman dengan BKE itu hanya 1 milyar rupiah.

“Diperjalanan ada pergantian pengurus, dan sisa angsuran ke BKE tinggal 7 bulan, dikepengurusan Pak Hairudin dan Pak Nanang itulah dilunasi, tetapi berikutnya dapatlah pinjaman sebesar 8 milyar rupiah itu, yang sampai sekarang informasinya terjadi dugaan penyelewengan dana pinjaman”, terang Misnawar, Rabu (19/09/2018) pagi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dapat dipercaya media ini kebenarannya, bahwa beberapa tahun belakangan ini sudah dibentuk Tim Pencari Fakta, terkait dugaan ada dana yang hilang dari 8 milyar rupiah itu ada selisih antara yang didapat dari BKE dengan uang yang dipinjamkan keanggota sekitar hampir 2 milyar rupiah.***(Tim/K65News).

Gambar    : Misnawar Huddin.***(Ist).

Editor       : Fahrozi

_______________________________________________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *