Syukuran Pengukuhan Paguyuban Jawa Sungai Melayu Rayak, Komitmen Membangun Ketapang Tanpa Sekat

KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si, menghadiri acara syukuran pengukuhan Pengurus Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Melayu Rayak masa bhakti 2025–2030, Rabu (29/11/2025).

Suasana sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Bupati disambut dengan alunan gamelan, kuda lumping, reog, dan tari-tarian khas Jawa, “penyambutan yang membuat saya bangga dan terharu melihat kuatnya budaya Jawa di tengah keberagaman di Bumi Kayong”, ungkap Alexander Wilyo.
Bupati menyampaikan selamat kepada para pengurus yang dikukuhkan. “Semoga amanah ini membawa energi positif untuk terus menjaga kebersamaan dan budaya”, ucapnya.

Terima kasih juga disampaikan Alexander Wilyo atas kepercayaan masyarakat pada Pilkada kemarin. “Saya meraih kemenangan di seluruh 20 kecamatan. Kemenangan ini adalah amanah besar. Karena itu saya tegaskan: tidak ada anak emas, tidak ada anak tiri. Saya dedikasikan diri saya untuk masyarakat dan saya berkomitmen memimpin secara adil dan mengayomi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, suku, maupun budaya”, tandasnya.
Fokus kita ke depan, ujar Alexander Wilyo, adalah pembangunan infrastruktur yang merata.

“Ruas jalan kabupaten terus kita tangani lewat skema gotong royong meskipun anggaran berkurang hampir Rp500 miliar”, katanya.
Untuk ruas jalan Provinsi, disampaikan Alexander Wilyo, sudah Ia usulkan langsung kepada Gubernur.
“Untuk jalan nasional, saya telah menghadirkan Dirjen Bina Marga PUPR bersama Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI ke Ketapang dan sudah meninjau langsung, termasuk percepatan penyelesaian Jalan Kelik–Nanga Tayap yang tersisa 13 km”, akunya.
Selain itu Alexander juga mengapresiasi organisasi seperti ormas PETIR yang telah membantu penimbunan ruas Jalan Pelang–Kepuluk. “Kepedulian semacam ini menunjukkan bahwa membangun Ketapang bukan hanya tugas pemerintah, tetapi panggilan bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat—pengusaha, ormas, komunitas, organisasi profesi, dan seluruh elemen daerah—untuk terus peduli dan berkontribusi”, imbuh Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Ketapang ini.

Selanjutnya disampaikan Alexander, bahwa Ketapang adalah rumah besar kita, tempat kita menghirup udara yang sama, menapakkan kaki di tanah yang sama, dan tempat yang sama mencari kehidupan. “Jika ini adalah rumah bersama, maka sudah seharusnya kita membangunnya bersama, merawatnya bersama, dan menjaganya bersama”, ujarnya, seraya menegaskan, bahwa kebersamaan semangat membangun Ketapang adalah komitmen seluruh elemen daerah.
Acara ini dihadiri Ketua Umum DPD Paguyuban Jawa yang juga Ketua DPRD Ketapang, Danlanal Ketapang, Asisten II, Kadis PUTR, Camat Sungai Melayu Rayak, Danramil, Kapolsek, para Kepala Desa se-kecamatan.***(adv/k65news).
Editor : Bang Liem.
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


