23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Tembus Kancah Nasional, Syair Gulung Tanah Kayong Ketapang Sabet Rekor MURI

KETAPANG – Kabupaten Ketapang kembali menorehkan tinta emas di panggung pelestarian budaya. Mengusung semangat “Mencintai Negeri Melalui Syair”, tradisi sastra lisan dan tulisan khas Melayu Tanah Kayong berhasil memecahkan Rekor MURI untuk kategori Syair Gulung Terpanjang.

Pencapaian spektakuler ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah derasnya arus modernisasi, komitmen masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga jati diri bangsa justru semakin kokoh.

Manifestasi Nyata Komitmen Kolektif

Perolehan rekor ini menjadi puncak dari kemeriahan Festival Syair Gulung Tanah Kayong yang resmi ditutup oleh Saya sebagai Bupati Ketapang. Festival ini bukan sekadar ajang kompetisi musiman, melainkan sebuah manifestasi kolektif untuk memosisikan kearifan lokal Ketapang sebagai aset budaya nasional yang berharga.

“Syair Gulung bukan sekadar untaian kata indah, melainkan wadah yang sarat akan pesan moral, rekam jejak sejarah, dan nilai-nilai persatuan yang mendalam bagi masyarakat Melayu”, papar Bupati Ketapang, Alexander Wilyo.

4 Pilar Kesuksesan Festival Tanah Kayong

Keberhasilan festival berskala masif ini ditopang oleh empat poin penting yang menjadi motor penggeraknya:

  • Pengakuan Level Tertinggi (Rekor MURI): Keberhasilan membentangkan syair gulung terpanjang menjadi pembuktian estetika bahwa tradisi lokal mampu bersaing dan mendapat rekognisi di level internasional.
  • Penguatan Identitas & Moral: Di era digital, untaian bait syair gulung hadir sebagai kompas moral dan perekat sosial bagi masyarakat agar tidak kehilangan arah akar budayanya.
  • Regenerasi Lintas Generasi: Festival ini sukses memadukan keterlibatan budayawan senior dengan antusiasme pelajar serta generasi muda. Langkah ini memastikan tongkat estafet kepedulian budaya tidak terputus.
  • Katalisator Ekonomi & Pariwisata: Event ini diproyeksikan menjadi agenda tahunan berskala nasional. Ke depan, festival ini ditargetkan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif sekaligus menjadi magnet pariwisata bagi wisatawan.

Menjaga Akar, Merawat Masa Depan

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara menunjukkan bahwa nilai-nilai tradisi masih tertanam kuat di hati warga Ketapang. Berakhirnya festival ini bukanlah titik akhir, melainkan babak baru perjuangan.

Harapan besar kini bertumpu pada pundak generasi muda Tanah Kayong untuk terus menggaungkan bait-bait syair indah yang sarat makna kehidupan, sekaligus menjaga agar api kecintaan terhadap tanah air tetap menyala melalui jalur budaya.***(adv/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *