Radio AI Cahaya Hadir Dari Bumi Kayong Untuk Dunia, Menghidupkan Dangdut Klasik Modern dengan Sentuhan AI 100% Karya Anak Ketapang

KETAPANG – Industri musik Indonesia kini kedatangan warna baru. Radio AI Cahaya, yang berbasis di Channel YouTube Dangdut Klasik Modern, resmi hadir dari Bumi Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat.
Channel ini adalah karya dari Cahaya Nada Records yang digawangi oleh Halim Anwar. Semua lagu di Radio AI Cahaya diproduksi 100% menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI), mulai dari aransemen musik, vokal, hingga visual.
Mengusung tagline “DARI BUMI KAYONG UNTUK DUNIA”, Radio AI Cahaya berkomitmen menghidupkan kembali nuansa dangdut klasik dengan sentuhan aransemen modern yang bisa diterima semua kalangan dan mendunia.
“Kami ingin membuktikan, bahwa dari daerah, karya juga bisa didengar seluruh dunia. Dengan Dangdut Klasik Modern, kami jaga akarnya tapi kemasannya mengikuti zaman,” ujar Halim Anwar kepada media ini.
Beberapa karyanya yang dirilis dan sudah tayang melalui Channel YouTube @RadioAICahaya antara lain:
- PESAN AYAH
- BUNGA PENGANTIN DI BAWAH NISAN
- BALADA NELAYAN KECIL
- AKU BUKAN SAPU IJOK
- JEJAK LARA DI TENGAH JALAN
Dalam waktu kurang dari seminggu, channel ini sudah mendapatkan ratusan penayangan dan mulai mendapat dukungan dari para pecinta musik,khususnya Dangdut Klasik Modern.
Dukung terus karya anak bangsa dari Ketapang.
Subscribe YouTube: @RadioAICahaya
#RadioAICahaya #CNR #DangdutKlasikModern #KaryaAnakKetapang #DariBumiKayongUntukDunia***(ad/k65news).
Editor : HAR.
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


