23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Televisi Tayangkan Berita Kekerasan Para Orang Tua Khawatir

KETAPANG – Akhir akhir ini para orang tua sangat khawatir, karena tayangan televisi yang ditonton oleh putra putri mereka sering menyajikan acara acara yang kurang layak sebagai konsumsi diusia pertumbuhan putra putrinya..

Salah satu contoh, sangat sering televisi di negeri ini menyajikan berita berita tentang kekerasan, perseteruan dan acara acara debat kusir para elit politik, serta hiburan dan sinetron sinetron yang kurang bermanfaat dan keluar dari ranah budaya Indonesia.

Parahnya lagi berita berita tentang kekerasan dan acara acara seperti itu kadang berulang kali disuguhkan, dan dengan waktu yang tidak tepat pula.

Hingga hari ini sangat sedikit televisi menayangkan berita berita ilmu pengetahuan dan teknologi, serta keberhasilan pelaksanaan pembangunan Indonesia disegala bidang, yang ada adalah cerita cerita tentang kegagalan membangun negeri ini.

“Mungkin sudah saatnya acara televisi kita lebih banyak lagi menayangkan berita bersifat iptek dan keberhasilan pembangunan, agar generasi penerus sejak usia dini sudah akrab dengan teknologi dan berjiwa membangun negeri kita ini menjadi lebih indah dan sejahtera”, ungkap Yasa Nagari alias Pak Usu Akok, salah satu tokoh masyarakat Ketapang, Kalimantan Barat, kepada media ini, Selasa (15/05/2018) sore.

Harusnya, lanjut Yasa Nagari, acara acara televisi itu bukan hanya mendidik masyakat kita pandai berdebat dan saling menyalahkan saja, akan tetapi bagaimana acara yang disajikan itu mampu memotivasi dan mencerdaskan generasi muda untuk membangun negeri ini, sehingga kedepan mereka akan jadi generasi muda harapan bangsa dan siap membangun negeri ini kearah yang lebih baik.

“Sangat disayangkan kalau kita tidak mampu mendidik putra putri negeri ini menjadi generasi penerus untuk membangun dan menciptakan lapangan pekerjaan, sementara membuat sepatu karet saja kita belum bisa, yang kita bisa hanya membayar royalti pada pihak asing”, pungkas Pak Usu Akok.***(Halim Anwar/K65News).

__________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

__________

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *