Proses Open Bidding Calon Sekda Ketapang Masih Berlangsung, Berikut Harapan Sejumlah Kalangan
KETAPANG – Seperti diberitakan media ini sebelumnya, bahwaada 6 (enam) orang putra terbaik yang ikut open bidding memperebutkan kursi empuk Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yakni ada Heronimus Tanam, Farhan, Agus Hendri, Marwan, Sikat Gudag dan Mansen.
Keenam putra terbaik ini beberapa hari yang lalu telah selesai mengikuti proses ujian makalah yang dipersyaratkan oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos untuk mengikuti lelang jabatan (open bidding) bagi Calon Sekda Ketapang, dan selanjutnya mereka juga wajib mengikuti tes pada tanggal 3 dan 4 September 2018 nanti.
Berkenaan dengan open bidding Calon Sekda itu, sejumlah kalangan berharap agar Sekda terpilih nanti berkriteria seorang pekerja keras dan disiplin tinggi.
“Yaitu rajin masuk kantor dan tepat waktu jam ngantornya, mau mendisplinkan pegawainya”, harap Darius Ivo, SH, mantan Anggota DPRD Kabupaten Ketapang, yang sekarang menekuni profesi sebagai pengacara, kepada media ini, Selasa (28/08/2018) siang.
Selanjutnya Darius Ivo berkata, bahwa selama ini banyak oknum pegawai termasuk oknum Kepala Dinas Pemkab Ketapang yang masuk kantor jam 08.00 lewat dan nanti pulang istirahat jam 12.00 Wiba, setelah itu mereka tidak masuk kantor lagi.
“Oleh karenanya perlu dibuat papan informasi, kemana tujuan dinas luar para Kepala Dinas, Kabid, Kasi dan para stafnya, supaya masyarakat tahu, kemana dan berapa lama mereka tidak berada di kantornya”, kata Darius Ivo.
Hal lain diungkapkan Darius Ivo, bahwa Sekda Ketapang terpilih nanti tidak sedang terlapor, dan atau terperiksa, artinya dia tidak memiliki beban hukum pribadi.
“Kemudian yang terpentng adalah, figur Sekda ini dapat diterima oleh berbagai pihak. Tidak sektarian, tidak memihak golongannya saja atau kelompoknya saja”, tegas Ivo, seraya menyarankan, bahwa jika Sekda itu sedang menjadi ketua organisasi kemasyarakatan, agar segera mengundurkan diri dari kepengurusan ormas tersebut.
Dan yang tak kalah pentingnya kata Darius Ivo, bahwa seorang Sekretaris Daerah bersedia dan memang mau mendengarkan informasi dan menyerap pendapat masyarakat, “ini biasanya ketika akan menemui Sekda, staf Tata Usahanya atau Ajudannya itu, dengan sinis dan sikap tidak baik menjawab “Bapak Sibuk..!!”,”tutur Darius Ivo.
Oleh karenanya, lanjut Darius Ivo, bahwa untuk Sekda Ketapang nanti, bukan karena pintar dia menjawab soal waktu test saja, tapi dia juga harus memiliki sikap dan perilaku yang bagus.
“Sekda juga mesti berintegritas, profesional sebagai pekerja negara yang sudah diberi gaji dan fasilitas yang cukup lebih. Jangan ada indikasi main proyek pemerintah. Misalnya pernah ditemukan ada dicopyan DPA itu tertera nama paket proyek yang ada kode Ass.II, Ass.III dan seterusnya. Ini kalo dalam alat bukti hukum, namanya alat bukti petunjuk”, pungkas Darius Ivo.***(R/K65News).
Penulis : Adjie Saputra
Editor : M. Fahrozi
Gambar : Enam putra terbaik Calon Sekda Ketapang.***(Ist).
_______________________________________________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


