Warga Jalan Sisingamangaraja Keluhkan Bau Tak Sedap dari Tumpukan Sampah
KETAPANG – Di mana mana persoalan sampah, apalagi sampah dari rumah tangga menjadi problem yang berkepanjangan, ditambah tempat pembuangan sampah itu tidak dikelola dengan baik, sehingga berakibat pada pemandangan kurang sedap dan bau yang sangat mengganggu kesehatan.
Berkenaan dengan sampah tersebut, beberapa menit lalu Redaksi media ini menerima keluhan dari Pak Imam, salah seorang warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, Kalbar.
Melalui fasilitas telpon genggamnya kepada media ini, Sabtu (23/02/2019) malam, Pak Imam meminta agar tempat pembuangan sampah yang ada di Jalan Sisingamangaraja itu dipindahkan, sebab sudah bertahun tahun warga setempat menghirup bau udara yang tidak sehat yang berasal dari tumpukan sampah tersebut.
Menurut Pak Imam, bahwa tumpukan sampah yang ada di depan kediamannya itu berasal dari perumahan yang ada di Jalan Gajah Mada, Toko Toko, dan hampir dari sejumlah warga Desa Kalinilam serta Kelurahan Sampit.
“Kami juga pingin hidup sehat tanpa bau, dan lebih parah lagi kalau musim hujan bau dan lalat yang tidak bisa diungkapkan lagi”, ucap Pak Imam, seraya menceritakan, bahwa dulu di pertigaan Jalan Gajah Mada dan Lapangan Sepakat ada kotak sampah, tapi sekarang dikumpulkan di Jalan Sisingamangaraja.
Pak Imam juga mengatakan, bahwa pasukan kuning yang khusus mengambil dan membuang sampah tersebut ke tempat pembuangan akhir yang telah ditetapkan Pemkab Ketapang tidak kenal cuaca, kadang hanya dengan menggunakan jas hujan saja mereka membersihkan tumpukan sampah yang telah membusuk dilokasi tersebut.***(R/K65News).
Gambar : 1). Tumpukan sampah di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sampit. 2). Pak Imam salah satu warga yang kediamannya di depan tempat pembuangan sampah tersebut.***(Ist).
Penulis : Fikri
Editor : Fahrozi
_____________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


