Kapolda Kalbar Dampingi Gubernur Lepas Pawai Ta’atuf STQ Nasional XXV Th. 2019, Semua Agenda Nasional di Kalbar Aman
PONTIANAK – Pawai Ta’aruf merupakan rangkaian memperkenalkan event Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke XXV merupakan agenda nasional, Kota Pontianak sebagai tuan rumah berkesempatan warganya menyaksikan langsung acara itu. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Hayono SH MH bersama Forkopimda Prov. Kalbar mendampingi Gubernur melepas pawai Ta’atuf bersama peserta seleksi STQ di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu (29/6/2019).
“Polda Kalbar siap mengawal semua tahapan dan mengamankan venue STQ ini, mulai dari datangnya seluruh Khafilah se-Indonesia ke Kota Pontianak hingga pulangnya nanti seluruh rombongan peserta STQ yang berasal dari 34 Provinsi itu. 1800 personil kita terjunkan ditambah dari temen-temen TNI turut mengawal seluruh kontingen khalifah,” kata Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Hayono SH MH.
Kapolda berharap kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan STQ sehingga acara yang digelar dapat berjalan lancar, sukses dan aman hingga selesainya acara akbar tingkat nasional itu.
“Beberapa agenda nasional baru saja dilaksanakan di kalbar semua berjalan aman, seperti Pesparawi Nasional, Pilpres dan Pileg 2019 serta Pontianak Lion Dance International Championship 2019 semua sukses dan aman. Begitu juga STQ XXV 2019 kita dukung semua untuk kesuksesannya, mari ajak sanak saudara untuk menyaksikan semua rangkaian STQ ini, kita pagut berbangga Kalbar sebagai tuan rumah,” ujar Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Hayono SH MH.
Gubernur Kalbar, Sutarmidji melepas langsung peserta Pawai Taaruf STQ Nasional XXV. Sebanyak 16 Provinsi dan 4 Kabupaten dan Kota di Kalbar ikut serta dalam pawai taaruf Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke 25 dengan start di depan Kantor Gubernur Kalbar.
Ditengah hangat mentari pagi Gubernur Kalbar saat melepas peserta mengawali sambutanya dengan mengucapkan selamat menikmati mentari pagi digaris khatulistiwa bagi pejabat dan tamu undangan yang hadir.
“Banyak rahasia Allah di garis Khatulistiwa semoga yang kurang sehat segera sehat,” kata Sutarmidji.
Pawai taaruf merupakan kegiatan bernuansa Islami dengan tujuan menyemarakan STQ ke -25. Melalui kegiatan ini juga memperkenalkan adat dan budaya, masing-masing daerah.
“Walaupun promosi sudah gencar dilakukan ,”ujarnya.
Gubernur berharap kedepan selesainya STQ di Kalbar kedepan akan digelar lebih menarik lagi dan menyasar generasi muda. “Saya mulai dari SD, SMP dan SMA. Kita berikan bonus menarik supaya mereka tertarik,”ujarnya
Gubernur berharap tentunya moment STQ ini dijadikan setiap individu untuk lebih meresapi dan mengimplementasikan ajaran agama Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sekitar 20 mobil hias menyemarakan pawai taaruf jelang pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke-25 di Pontianak Kalimantan Barat.
Pelepasan peserta mengambil start di depan Kantor Gubernur Kalbar Jalan Ahmad Yani dan dilepas bersama-sama oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji.
Adapun peserta di antaranya ada dari Provinsi Banten, Kalteng, DKI Jakarta, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Sulawesi Tenggara, Kepulauan Riau, Riau,Lampung,Jawa Barat, Kalimantan Selatan, tuan Rumah Kalimantan Barat dan peserta lainya.
Adapun rute pawai taaruf yakni peserta start di kantor Gubernur Kalbar – Jalan Ahmad Yani – Jalan KH A Dahlan – Jalan KH Wahid Hasyim – Jalan H. Rais A Rahman – Jalan Martadinata – Jalan Kom Yos Sudarso – Jalan Pak kasih – dan finish di Jalan Rahadi Usman atau alun-alun Kapuas.
Ada belasan mobil hias mewakili Provinsi peserta STQ Nasional dengan menampilkan ciri khas Provinsi masing-masing.
Selain dari Provinsi peserta STQ juga ada sejumlah mobil hias dari Kabupaten dan Kota di Kalbar.
Seleksi Tilawatil Quran Nasional XXV Tahun 2019 akan digelar di Pontianak, Kalimantan Barat mulai Kamis 27 Juni 2019. Pada STQ Nasional kali ini, ada lima lokasi yang disiapkan untuk menjadi venue masing-masing cabang lomba.
Lima lokasi yang direncanakan tersebut mulai dari halaman Masjid Mujahidin, Masjid Jami’ Keraton Kadariah Pontianak, Area Tugu Khatulistiwa, Gedung Serbaguna IAIN Pontianak hingga Gedung Perpustakaan Untan.
STQ Nasional ini mengusung tema “Implementasi Nilai-Nilai Alquran untuk Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Religius, Rukun, dan Damai.
STQ kali ini melibatkan 830 orang, terdiri dari 680 peserta dari 34 provinsi, 75 orang Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera, 50 Peserta Pusat, dan 25 orang pendamping.
Ada 10 cabang lomba yang nantinya akan diikuti peserta. Setiap lomba, digelar pada lokasi yang berbeda.***(SP/K65News).
Gambar : Dokumen Humas Polda Kalbar untuk kabar65news.com
Penulis : Cucu Syafiyudin
Editor : Fahrozi
__________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


