PMII Kalbar Desak Pangdam XII Tanjungpura Tangkap Warga Pakai Baju Berlogo Palu Arit
PONTIANAK – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat sangat menyayangkan masih adanya orang yang memakai pakaian berlogo Palu-Arit.
Ketua PKC PMII Kalbar Mu’ammar Kadafi, melalui keterangan tertulisnya kepada Redaksi Kantor Berita Online www.kabar65news.com ,Kamis (01/08/2019) malam, menyatakan, bahwa pihaknya mendapat informasi tersebut dari media sosial lewat unggahan seseorang di akun Facebook Pontianak Informasi.
“Ini jelas meresahkan masyarakat, apalagi sekarang merupakan bulan Agustus, bulan kemerdekaan yang notabenenya simbol bagi masyarakat Indonesia”, tutur Kadafi.
Lebih lanjut Kadafi berkata, bahwa mereka sangat kecewa, “kok masih marak orang yang memakai pakaian berlogo Palu-Arit, sudah tidak ada lagi istilah PKI, jangan sampai ini menjadi bumerang dan jalan masuk bagi eks PKI di Kalbar”, tegasnya.
Berkenaan dengan hal tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat, mendesak Pangdam XII TanjungPura untuk segera menangkap pelakunya dan memusnahkan pakaian-pakaian yang berlogo Palu-Arit tersebut.
“Jangan sampai kasus yang terjadi pagi tadi (Kamis, 01 Agustus 2019 – Red) terulang kembali, kami sangat bersyukur masih ada orang yang mendokumentasikan sehingga ditangani secara cepat”, kata Kadafi.
Kadafi juga menambahkan agar TNI segera melakukan deteksi dini terhadap berbagai gerakan masyarakat yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, terlebih yang tidak sejalan dengan dasar negara Indonesia.
“Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Pangdam XII TanjungPura beserta jajarannya”, tutup Kadafi.***(SP/K65News).
Gambar : Dokumen Puspen TNI untuk kabar65news.com
Penulis : Adjie Saputra
Editor : Fahrozi
________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”



