23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Bupati Martin Rantan Turun Langsung Monitoring Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan di Pelang

KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan SH,M.Sos bersama rombongan yang terdiri dari Asisten III Sekda Drs. Heronimus Tanam, ME dan para Kepala SKPD, Kabag dan Pimpinan TNI Polri yang berada di Kabupaten Ketapang, telah melakukan monitoring disejumlah titik api di wilayah Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Selasa (27/08/2019).

Bupati Martin Rantan menemui Tim Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan di Posko Terpadu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla) di Pelang, dalam kesempatan itu Martin Rantan menyapa Tim Satgas Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan dan mengucapkan terimakasih kepada TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, Yayasan Pemadam Kebakaran, Camat, Kepala Desa dan Masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memadamkan api atas kebakaran hutan dan lahan yang memasuki hari ke-12 untuk hari  ini.

Dari hasil pantauan dan monitoring melalui udara, bahwa saat ini titik titik api sudah berhasil dipadamkan hanya tinggal bekas bekas bara api yang mungkin hanya tinggal beberapa titik saja.  Dan penanganan pengendalian kebakaran hutan dan lahan tidak separah tahun lalu yang dampaknya mengganggu jalur lintas penerbangan maupun jarak pandang masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari hari.

“Dalam kesempatan ini kami datang bukan untuk memadamkan api melainkan memberikan dukungan kepada Tim Terpadu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla) atas keberhasilannya dalam upaya memadamkan api”, kata Bupati Martin Rantan.

Disampaikan Bupati Martin, bahwa Pemkab Ketapang juga menyampaikan permintaan ma’af karena tahun tahun sebelumnya tidak teranggarkan dalam penanganan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Dan sekarang kita sudah anggarkan untuk biaya operasional penanganan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Pemkab Ketapang, dalam hal ini sangat peduli terhadap kebakaran seperti yang terjadi saat ini. Setelah ini kita tetap melanjutkan monitoring titik titik api melalui udara menggunakan Heli dan menyisir tepi tepi sungai kemungkinan masih ada sisa sisa api yang mungkin masih ada sebagian kecil yang tidak terdeteksi atau terpantau oleh kita di karenakan medan dan luasnya lahan yang cukup besar di beberapa perbatasan tiap kecamatan”, ungkap Bupati Martin Rantan.

Sementara itu ditempat terpisah dilokasi kebakaran hutan dan lahan, Kepala Badan Manggala Agni, Rudi.W.D, dalam keterangan persnya kepada Kantor Berita Online www.kabar65news.com , bahwa hasil pantauan atau monitoring melalui pesawat udara maupun melalui alat drown camera secara langsung memonitor dan dia memastikan, saat ini titik titik api sudah berhasil dipadamkan.

“Hanya masih ada sisa sisa bara api saja yang berangsur dapat dipadamkan bersama tim terpadu. Proses pemadaman api ini hingga memasuki hari ke-12 bekerjasama dengan para pihak yang tergabung dalam satu tim terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang berposko di Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Posko penanganan di beberapa titik api”, terang Rudi.

Diterangkan Rudi lebih lanjut, bahwa alat pemadam yang digunakan bermacam cara dan upaya baik melalui penggalian parit menggunakan alat berat exsavator, menggunakan robin dan alat pemadam kebakaran lainnya hingga penyiraman air dari udara dengan menggunakan helikopter.

“Sehingga untuk hari ini, Selasa tanggal 27 Agusus 2019, api telah berhasil dipadamkan 80 % dan 20% nya sisa sisa bara api saja”, terang Rudi.***(R/K65News).

Gambar : Dokumen Kantor Berita Online www.kabar65news.com

Penulis  : Pusar

Editor    : Fahrozi

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *