23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Pemanfaatan Halaman, Bupati Martin Rantan Panen Budidaya Sayur di Distanakbun Ketapang

KETAPANG – Bupati Martin Rantan SH, M Sos bersama Wakil Bupati Ketapang Drs.H. Suprapto S, dan Sekda H.Farhan SE, M.Si panen sayur kol, tomat maupun labu yang dibudidayakan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Jumat (30/08/2019) pagi. Sayur yang ditanam itu merupakan pemanfaatan halaman Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang.

Pemanfaatan halaman dinas tersebut untuk tanaman sayur diapresiasi oleh Bupati Ketapang. Ia berharap pemanfaatan lahan, termasuk halaman rumah dimanfaatkan secara maksimal termasuk budidaya sayur untuk kebutuhan sehari hari. Budidaya sayuran baik di lahan maupun teknologi hidroponik seperti itu, diharapkannya dapat dicontoh OPD maupun masyarakat. Begitu juga pengembangan usaha pertanian di daerah ini.

“Ini hasil dari Pertanian Peternakan dan Perkebunan, ini bagian dari pada tanaman tanaman yang dibudidayakan di halaman Dinas Pertanian dan bisa tumbuh juga di Ketapang hanya disesuaikan dengan musim yang ada,” kata Bupati Ketapang, Martin Rantan didampingi Wakil Bupati Ketapang dan Sekda Ketapang.

Menurutnya, sayur seperti kol, tomat, labu dan lain lain, merupakan hasil budidaya kurang lebih 2 bulan. Ternyata, pengembangan tersebut dapat dilakukan, dan bisa dicontoh oleh unit usaha, sehingga mendukung agrobisnis dan agrowisata.

“Terima kasih untuk Dinas Pertanian Peternakan dan perkebunan Kabupaten Ketapang yang sudah memberikan contoh kepada para OPD dan masyarakat, yang mana ini bisa ditanam di halaman rumah jadi kalau untuk bisnis bisa dikembangkan dalam lahan yang luas, dan untuk kebutuhan rumah tangga bisa ditanam di halaman rumah di dalam pot atau poliback,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Ir.L Sikat Gudang, M Si, menyebutkan, bahwa tanaman tersebut merupakan percontohan pertama yang mereka tanam di Ketapang. Kebetulan di percontohan pertama dilakukan di halaman Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan. Dalam waktu 60 hari berhasil dipanen. Perlakuan terhadap tanaman itu menggunakan pupuk organik. Pupuk organik yang digunakan sudah diproduksi di Desa Tempurukan dan Sungai Pelang.

L.Sikat Gudang berharap untuk tanaman kol bisa dikembangkan di Ketapang. Informasi pengembangan kol dapat dilakukan di Ketapang, disebutkannya menjadi informasi yang baik bagi petani. Dari hasil panen yang dilakukan, kol yang ditanam bisa mencapai berat 1,8 – 1,9 kg per buah.

“Bagi yang mau menanam, bibit tersedia di Distanakbun, sebelum menanam ini kita sudah sosialisasikan kepada petani”, ucap Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Ketapang.***(PK/K65News).

Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk Kantor Berita Online www.kabar65news.com

Penulis  : Andy

Editor    : Fahrozi

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *