23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang Gelar Wayang Semalam Suntuk 1 Suro 1951 Saka

KETAPANG –Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1951 Saka, Paguyuban Keluarga Jawa Kabupaten Ketapang menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pentas Seni Budaya Pendopo Bupati Ketapang Sabtu malam, (31/8/2019). Pagelaran wayang kulit  dengan Ki Dalang Turyadi yang membawa cerita”Semar Boyong’ tersebut merupakan puncak acara hari ulang tahun Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang yang ke 22 tahun. Pegelaran wayang kulit semalam suntuk dibuka Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sis, dan dihadiri Wakil Bupati Ketapang, Drs H Suprapto S, Forkopimda dan  tokoh masyarakat dari seluruh etnis yang ada di Kabupaten Ketapang.

Menurut Tugino SE, Ketua Panitia Peringatan Keluarga Paguyuban Jawa ke 22, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang yang membantu pendanaan sehingga Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang mempunyai modal untuk menggelar peringatan 1 suro yang bertepatan dengan hari ulang tahun paguyuban Jawa Ketapang. Selain pegelaran wayang semalam suntuk juga dilaksanakan sunatan massal terhadap 50 anak. Dan santunan kepada anak yatim piatu, biasanya jumlah disesuaikan dengan angka peringatan tahun yaitu 22. Jika ada kelebihan dana maka jumlah anak yang disantun ditambah satu. Harapannya, kedepan tetap mendapat bantuan dari Pemkab Ketapang sehingga bisa mengagendakan kegiatan yang lebih meriah lagi.

Sementara itu, Achmad Sholeh, Ketua Keluarga Paguyuban Jawa Ketapang juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Ketapang. Diterangkannya, Hari Ulang Tahun Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang  ke 22 mengusung tema “Kita Tingkatkan Instropeksi Diri, Eling Lan Waspodo untuk Mewujudkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera.

Selanjutnya, Ia menerangkan kisah wayang kulit Semar Boyong mencerminkan masyarakat sebagai  mahluk tuhan harus selalu mengintrospeksi diri, cermat dan waspada terhadap segala godaan yang sifatnya menyesatkan.

Anggota DPRD Ketapang ini berharap  melalui pagelaran wayang kulit ini, maka kebudayaan  daerah  bisa berkembang.  Pegelaran budaya Jawa seperti ini diharapkannya menjadi perekat keharmonisan antar etnis yang sudah terjaga sangat baik di Kabupaten Ketapang selama ini. Pada kesempatan itu, Achmad Soleh juga mengucapkan selamat kepada Bupati Ketapang yang terpilih secara aklamasi memimpin ormas Pemuda Pancasila Ketapang.

Bupati Ketapang yang membuka pegelaran wayang semalam suntuk meyakinkan masyarakat bahwa dirinya sangat mendukung penuh event kebudayaan. Ia berterima kasih kepada Paguyuban Jawa sudah merayakan hari ulang tahunnya yang ke 22,  yang diselaraskan dengan peringatan 1 Suro dan 1 Muharram 1441 Hijriah. Menurutnya pentas seni pendopo merupakan bukti nyata setiap tahun digelar berbagai kegiatan seni budaya ditempat itu. Dimana pada 4 September akan dilaksanakan pentas budaya Dayak. Demikian juga pada akhir September akan dilaksanakan seni budaya  Melayu. Artinya tempat tersebut tidak hanya untuk kegiatan seremonial pemerintah daerah, tetapi memberikan ruang kepada etnis yang ada di Ketapang untuk melakukan aktivitas pelestarian budaya.

Bupati Ketapang memastikan  penggiat seni budaya di Ketapang tidak akan berjalan sendiri dalam melestarikan kebudayaannya. Pemkab Ketapang juga akan hadir dalam membina mengembangkan dan melestarikan kebudayaan. Tak hanya kebudayaan dari etnis Jawa saja melainkan seluruh etnis yang ada di Kabupaten Ketapang. Tahun depan, ia berharap dalam pengembangan budaya dilakukan selama satu pekan. Setiap malam etnis yang ada bergantian menampilkan seni budayanya. Tentunya, hal tersebut, perlu didukung dengan pengantaran porsi yang imbang pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang mengharapkan dengan seni budaya, maka dapat tercipta kerukunan antar etnis. Pertama rukun pada etnis tersebut, kemudian rukun dengan etnis yang ada di Ketapang. Selanjutnya, etnis etnis yang ada rukun dengan pemerintah daerah. Dengan begitu dapat mendukung keselarasan dalam mewujudkan visi Pemerintah Daerah, yaitu Ketapang Yang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera.***(PK/K65News).

Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk Kantor Berita Online www.kabar65news.com

Penulis  : Andy

Editor    : Fahrozi

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *