Bupati Martin Rantan Lepas Sampan Kano di Festival Seni Budaya Melayu Ketapang
KETAPANG – Kita ketahui bahwa sejarah merupakan bukti perjalanan masa lalu yang harus selalu kita ingat dan kita pelajari untuk kita ambil hikmahnya. Masyarakat kita kaya dengan sejarah, budaya dan peradaban sebagai bentuk perjuangan masa lalu.
“Kita hidup tentram dan penuh warna di zaman ini, berkat hasil perjuangan pendahulu kita yang telah rela berkorban untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang kita cintai ini”, demikian disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan,SH,.M.Sos, pada acara pelepasan Sampan Kano dalam rangka Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) ke-II se-Kabupaten Ketapang Tahun 2019, di Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, Minggu (29/09/2019) pagi.
Disampaikan Bupati Martin Rantan lebih jauh, bahwa terselenggaranya kegiatan ini akan menjadi media pertemuan seni dan budaya sehingga dapat membangkitkan pemahaman kearifan lokal.
“Selain itu kegiatan ini dapat memberikan sumbangan bagi upaya pelestarian seni, budaya dan adat istiadat, khususnya Keraton Matan Tanjungpura, sehingga diharapkan dapat menjadi awal mengenali serta mencintai dan ciri khas Kabupaten Ketapang yang kita cintai ini”, papar Martin Rantan.***(pk/k65news).
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


