23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Berhasil Tanggulangi Rabies, Dubes Amerika Serikat Kunjungi Ketapang

KETAPANG – Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia, Joseph R.Donovan, Kamis (03/10/ 2019) melakukan kunjungan ke Kabupaten Ketapang. Kunjungan Duta Besar Amerika Serikat diterima Pemerintah Kabupaten Ketapang, dan ramah tamah dengan Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos, Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si  berlangsung di Kantor Bupati Ketapang.

Setelah ramah tamah dengan jajaran Pemkab Ketapang di kantor Bupati Ketapang, selanjutnya rombongan Duta Besar Amerika Serikat didampingi Bupati Ketapang dan Wakil Bupati Ketapang mengunjungi Puskesmas Mulia Baru. Ikut dalam rombongan Duta Besar Amerika serikat diantaranya Mei Chou Donovan (istri Dubes Amerika Serikat), Elizabeth Wharton (Assistent Information Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia), Sita Raiter (Information Officer Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia) dan William Slater (Officer Director USAID Health).

Di Puskesmas Mulia Baru, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia meninjau sosailisasi KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) Zoonosis Rabies. Dan melakukan tanya jawab singkat dengan petugas penyuluh dan masyarakat.

Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos menyambut baik kunjungan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dalam rangka monitoring dan evaluasi program kerjasama USAID dan FAO, khususnya  penanggulangan Rabies di Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang mengucapkan terima kasih, dimana Ketapang selama ini dijadikan salah satu daerah untuk pilot project penanggulangan Rabies. Program penanggulangan Rabies di Kabupaten Ketapang juga dianggap baik dan berhasil.

Terkait dengan penanggulangan Rabies, Bupati Ketapang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Ketapang yang bersama-sama mendukung penanggulangan Rabies.

Dalam mengatasi Rabies, baik program pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah, khususnya instansi yang menangani aspek kesehatan dan instansi yang menangani kesehatan hewan. Tetapi, peran serta masyarakat juga sangat penting dalam menentukan keberhasilan penanggulangan Rabies.

“Beberapa faktor mempengaruhi tinggi rendahnya kasus rabies pada hewan dan manusia, salah satunya kesadaran masyarakat dalam memelihara hewan yang baik dan benar untuk vaksinasi rutin”, ucap Bupati Ketapang.

Karena itu, Bupati Ketapang mengimbau sekiranya terdapat laporan gigitan hewan, maka tindakan pertama yang harus dilakukan adalah pengobatan ke fasilitas kesehatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia, Joseph R.Donovan, merasa senang sekali bisa berada di Kabupaten Ketapang. Kunjungannya ke Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, bertujuan untuk belajar tentang pekerjaan penting terkait pencegahan mendeteksi, dan merespons penyakit infeksi, terutama yang berasal dari hewan.

Keinginannya belajar di Ketapang, karena selama ini Ketapang dinilai berhasil mengatasi penyebaran infeksi Rabies. Hal ini dibuktikan, Bupati Ketapang, sebulan lalu mendapat penghargaan di Jakarta atas keberhasilan dalam program penanggulangan Rabies.

Selain itu, kunjungan ke Ketapang juga menandai peringatan ke-70 tahun kemitraan diplomatik AS-Indonesia. Indonesia diakui sebagai pemimpin global dalam memerangi penyakit menular dan telah berbagi pengalaman dan pembelajaran ke seluruh dunia. Selama lebih dari satu dekade, Amerika Serikat, melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), telah bekerja di Indonesia untuk menangani pandemi. Kerjasama ini telah menyelamatkan jiwa, mata pencaharian, serta melindungi masyarakat dan ekonomi.

“Di Ketapang, pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra internasional, termasuk Pemerintah AS dan FAO, telah bekerjasama dan melihat keberhasilan dalam mengendalikan rabies. Keberhasilan ini adalah milik kita bersama. Tapi, kita tidak boleh berpuas diri, kita harus tetap waspada: virus dan ancaman penyakit selalu ada”, tegas Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia, Joseph R.Donovan.

Harapan yang sama juga disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia saat mengunjungi Puskesmas Mulia Baru. Disampaikannya, masyarakat adalah mata dan telinga bangsa Indonesia. Karena itu, masyarakat adalah bagian penting dari upaya menjaga Indonesia agar tetap aman dan terlindung dari berbagai penyakit infeksi.

“Terima kasih atas komitmen Anda untuk berada di “garis depan” dalam upaya deteksi dan pencegahan penyakit. Amerika Serikat gembira bisa bekerjasama bergandeng tangan dengan masyarakat Indonesia dalam memberantas berbagai penyakit infeksi untuk memastikan keamanan kesehatan generasi masa depan Indonesia”, harapnya kepada petugas penyuluh dan masyarakat saat di Puskesmas Mulia Baru.

Usai dari Puskesmas Mulia Baru, selanjutnya rombongan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia mengunjungi Kabupaten Kayong Utara. Di Kabupaten Kayong Utara diagendakan akan melakukan ramah tamah dengan Bupati KKU, dan meninjau program di Klinik ASRI.

Dubes juga direncanakan melihat usaha mikro kecil menengah untuk mengurangi loggers, pembuatan pupuk organik, dan pemberian kambing untuk para janda. Selama ini diketahui, Kedutaan Amerika Serikat ikut mendukung pendanaan program konservasi melalui Badan Pembangunan Amerika Serikat (USAID) dan US Fish and Wildlife Service (USFWS).***(pk/k65news).

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *