Kabar65News

Menembus Peradaban

LSM Peduli Kayong dan GASAK : Patut Dicurigai Proyek Rehab dan Renovasi Sekolah Rp.32,4 Milyar, Tidak Sesuai Prinsip Transparansi Anggaran

KETAPANG – Koalisi LSM Peduli Kayong dan GASAK (Gerakan Anti Suap Anti Korupsi) merasa curiga Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sekolah senilai Rp.32,4 Milyar dari APBN 2019 yang terdiri dari 22 Sekolah di Empat Kabupaten yang ada di Kalbar, yakni Sanggau, Sekadau, Ketapang serta Kayong Utara melalui Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalimantan Barat, karena tidak sesuai prinsip “Transparansi Anggaran” yaitu tidak tertera nilai kontrak per item/per sekolah.

“Jikalau Nilai Kontrak sebesar Rp.32,4 Milyar tertera disetiap sekolah maka menimbulkan pertanyaan masyarakat, apa-apa saja yang direhab dan direnovasi? Kami juga mempertanyakan Proses Tender nya apakah Perusahaan Pemenangnya “KSO” sebelum mengikuti tender ada “MoU” atau sesudah ada pemenang tender baru dibentuk”KSO” ?,” tanya Suryadi Ketua LSM Peduli Kayong dan Drs. Hikmat Siregar Sekjen LSM GASAK, melalui Siaran Persnya yang diterima Redaksi Kantor Berita Online www.kabar65news.com, Sabtu (16/11/2019) pagi.

Kemudian lanjut Hikmat dan Suryadi, jadwal pelaksanaan pekerjaan dari 30 Agustus 2019 s/d 31 Desember 2019, berarti Berita Acara Hasil Pekerjaan 100% dengan Penagihan Pembayaran bisa awal Januari 2020.

“Kami selaku Social Control menghimbau agar sistem pengawasan pekerjaannya lebih diperkuat dan mengharapkan pemanfaatan uang Negara ini sesuai dengan harapan masyarakat karena uang tersebut adalah uang masyarakat Indonesia yang terkumpul melalui pembayaran pajak,” pungkas Suryadi dan Drs.Hikmat Siregar.***(r/k65news).

Editor   : Adjie Saputra

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *