23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Wabah Covid-19 Telan Korban Jiwa, Pemkab Ketapang Diminta Jangan Lalai

KETAPANG – Wabah Covid-19 telah merajalela menyerang ummat manusia di seluruh dunia dan sudah pula menelan korban, khususnya yang ada di Kabupaten Ketapang, Kalbar, oleh karena itu Muhaiyan Siddik, Wakil Ketua OKK (Organisasi Kepengurusan dan Keanggotaan) DPD Partai NasDem Kabupaten Ketapang, minta agar Pemkab Ketapang  jangan lalai dalam bertindak dan harus mengambil langkah cepat, kongkrit dan terukur, tidak hanya sebatas himbauan semata.

“Hal ini penting dan menyangkut kehidupan masyarakat dan masa depan bangsa yang harus diselamatkan, bantuan sosial bagi warga yang tidak mampu dengan memberikan sembako sudah menjadi perhatian Pemerintah Daerah sebagai penanggungjawab Negara dalam hal ini Bupati senantiasa peka terhadap musibah Virus Corona yang merambah ke daerah kita ini”, pinta Muhaiyan, Minggu (29/03/2020) pagi.

Selanjutnya Muhaiyan mengingatkan, jangan sampai ketika mau bertindak ukurannya selalu biaya, “berbicara masalah biaya sudah jelas instruksi Presiden bagi Pemerintah daerah mulai dari Gubernur/Bupati/Walikota seluruh Indonesia, bahwa segala kegiatan fisik agar ditunda dan fokus perang terhadap wabah Covid-19 yang menjadi utama”, papar Muhaiyan Siddik.

Dikatakan Muhaiyan, bahwa hal senada juga sudah disampaikan Menteri Keuangan kepada Pemda seluruh Indonesia terkait dengan Anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) selain Kesehatan dan Pendidikan, bisa digunakan untuk perang terhadap Covid-19, ukurannya jelas tinggal mau tidaknya menggunakan kewenangan dan tanggungjawab tersebut.

“Dalam keadaan darurat terkait bencana ini tidak mesti menunggu penggalangan dana dari pihak ketiga, walaupun hal ini dibenarkan dan juga yang namanya sukarela dari pihak ketiga tidak bisa berharap banyak dan maksimal tentu ini perlu penanganan yang serius jangan terkesan menunggu”, ujar politisi Partai NasDem ini.

Selain itu, tutur Muhaiyan, yang menjadi perhatian juga APD (Alat Pelindung Diri) Paramedis masih banyak kekurangan, tentu ini harus jadi perhatian khusus bagi Pemkab Ketapang, bagaimana mau menangani pasien sementara yang tukang tangani juga tidak aman karena alat pelindung dirinya tidak lengkap dan kurang.

“Bukannya mengurangi penyakit, jadinya malah menambah penyakit, mestinya semua ini tidak sampai terjadi jika koordinasi Pemda terkait Perang Terhadap Virus Covid-19  terukur dan terencana dengan Baik”, tutup Muhaiyan Siddik.***(r/k65news).

Editor   : Adjie Saputra

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *