23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Bupati Alexander Wilyo: Pembimbing Agama Garda Terdepan Membangun Akhlak Masyarakat

KETAPANG – Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si, menghadiri kegiatan Pembimbing Agama se-Kabupaten Ketapang Tahun 2025 di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati,Jalan H.Agus Salim, Senin (29/09/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Alexander Wilyo dalam arahannya menegaskan, bahwa pembimbing agama memiliki peran yang sangat penting, bukan hanya dalam pelayanan umat, tetapi juga dalam membentuk akhlak masyarakat yang beradab, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

“Para pembimbing agama adalah mitra pemerintah dalam membangun karakter dan akhlak masyarakat. Pembangunan tidak hanya soal jalan, jembatan, atau gedung, tetapi juga bagaimana kita membangun akhlak manusia agar hidup lebih baik dan bermartabat”, kata Alexander Wilyo.

Selanjutnya disampaikan Alexander Wilyo, bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan akhlak. Visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri hanya akan terwujud apabila masyarakat tidak hanya maju secara lahiriah, tetapi juga kuat secara spiritual.

Akhlak mulia, ujar Bupati Alexander Wilyo, adalah fondasi bagi terwujudnya kehidupan sosial yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi antarumat beragama. “Karena bagi saya, Kabupaten Ketapang adalah rumah besar kita bersama, tempat semua perbedaan dirajut dalam persaudaraan”,ungkapnya.

Ditegaskan Alexander Wilyo, bahwa tidak ada lagi perbedaan setelah pilkada kemarin. Semua dinamika yang terjadi sudah menjadi bagian dari proses demokrasi. Kini saatnya kita bersatu kembali, mengesampingkan perbedaan, dan bergandeng tangan membangun Ketapang secara gotong royong. Hanya dengan persatuan, apa yang kita cita-citakan bisa tercapai.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Kepala Bagian Kesra menyerahkan insentif kepada 750 pembimbing agama dari berbagai latar belakang, baik ustadz, pastor, pendeta, maupun pandita.

Alexander Wilyo juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris salah seorang pembimbing agama sebagai bentuk perhatian pemerintah.

Ditekankan Alexander Wilyo, pentingnya corak keberagamaan yang inklusif dan moderat. “Saya berharap para pembimbing agama dapat terus menjadi teladan akhlak, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Mohon jangan melihat dari besarannya, tetapi lihatlah dari komitmen Pemkab Ketapang untuk terus mendukung pembinaan akhlak dan pendidikan keagamaan. Karena pada akhirnya, akhlak baiklah yang akan menjadi benteng utama menjaga persatuan dan keutuhan kita”, tandas Alexander Wilyo.

Insentif ini diperuntukkan bagi para pengajar di lembaga pendidikan nonformal keagamaan, seperti guru ngaji, sekolah minggu, serta pembimbing rohani Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Dengan penguatan spiritualitas dan pembinaan akhlak yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, Bupati Alexander Wilyo berharap, masyarakat Ketapang tumbuh menjadi masyarakat yang berpengetahuan agama mumpuni, berakhlak mulia, serta mampu memahami ajaran agama secara moderat sebagai pondasi membangun daerah yang maju dan mandiri.***(adv/k65news).

Editor : Bang Liem.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *