23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Buka MTQ XXXIII Ketapang, Bupati Alexander Wilyo Targetkan Masuk 5 Besar Tingkat Provinsi

KETAPANG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2026 resmi dimulai. Agenda syiar Islam terbesar di kabupaten ini dibuka langsung di halaman STAI Al-Haudl Ketapang, Kecamatan Muara Pawan, pada Sabtu (13/6/2026). Pembukaan yang berlangsung meriah ini disebut menjadi momentum penting untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Prosesi pembukaan disebut ditandai secara simbolis lewat penekanan tombol sirine dan pemukulan bedug oleh Bupati Alexander Wilyo, selaku Kepala Daerah, dengan didampingi Wakil Bupati Jamhuri Amir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Ketapang, Ketua MUI, serta Camat Muara Pawan.

Rangkaian acara opening ceremony disebut diawali dengan penyambutan tamu lewat atraksi pencak silat dari PS Putra Kayong, penampilan Gendang Tas MABM Muara Pawan, serta defile kafilah dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Ketapang. Suasana disebut semakin khidmat dan memukau ribuan undangan saat Qari Nasional Muhammad Zian Fahrezi—yang merupakan Juara I MTQ Internasional di Irak Tahun 2026—mengumandangkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Dalam sambutan resmi, Bupati Ketapang Alexander Wilyo disebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, LPTQ, Kementerian Agama, Pemerintah Kecamatan Muara Pawan, dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.

Alex menyebut, bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan untuk mencari qari, qariah, hafizh, dan hafizhah terbaik. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana syiar Islam, media dakwah, serta wahana untuk menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an. Al-Qur’an tidak hanya harus dibaca dengan baik dan benar, tetapi juga dipahami, dihayati, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman hidup dan landasan moral dalam membangun masyarakat yang damai, maju, dan berkeadaban.

Mengusung tema “Merajut Silaturrahmi, Menebar Cahaya Ilahi, Membumikan Nilai-Nilai Qur’ani Untuk Mewujudkan Ketapang Maju dan Mandiri”, disebut, Alex menegaskan, bahwa MTQ ini adalah milik seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang tanpa terkecuali, bukan hanya milik umat Islam saja. Oleh sebab itu, disebut, bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang memberikan perhatian dan dukungan penuh.

Menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan datang di Kabupaten Kayong Utara, disebut secara langsung Bupati memasang target peningkatan prestasi yang signifikan bagi kafilah Ketapang.

Bupati Alexander Wilyo menyebut, bahwa tahun lalu Ketapang berada di peringkat lima besar. Tahun ini Ia disebit menargetkan minimal naik ke peringkat empat atau bahkan tiga besar, dan disebut pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh untuk mencapainya.

Disebutkan, bahwa bagi Alex, kemajuan suatu daerah tidak melulu diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.

Alex menyebut, bahwa Ia selalu memberikan perhatian kepada alim ulama dan meminta saran serta pendapat mereka. Membangun Ketapang menuju daerah yang maju dan mandiri disebutnya tidak bisa hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusianya, mentalnya, akhlaknya, adabnya, dan imannya, seraya disebut Ia mengajak masyarakat menjadikan Ketapang sebagai rumah besar yang aman bagi berbagai suku dan agama.

Kepada para peserta, disebut Alex berpesan, agar berkompetisi dengan penuh semangat, kejujuran, dan sportivitas agar lahir generasi Qur’ani yang cerdas dan religius. Sementara kepada dewan hakim, Ia meminta komitmen mereka untuk bertugas secara profesional dan penuh integritas demi menyaring duta terbaik daerah.

Menutup arahannya disebut, Alex membawakan sebuah pantun yang disambut tepuk tangan riuh:
“Duduk bersantai si anak dara, sambil melihat si bebek angsa. Selamat dan sukses untuk panitia penyelenggara, telah menghantarkan acara yang sangat luar biasa.”

Di sisi teknis, disebut Camat Muara Pawan sekaligus Ketua Panitia, Abdurani, melaporkan, bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Ketapang berpartisipasi dalam MTQ edisi ke-33 ini. Tercatat ada peserta dari 20 kecamatan yang didukung oleh sekitar 200 personel yang terdiri dari panitia kabupaten, dewan hakim, panitera, tim kesehatan, hingga tim keamanan.

Disebut Cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an, serta beberapa cabang lainnya sesuai dengan ketentuan LPTQ Kabupaten Ketapang. Perlombaan disebut disebar di tujuh arena berbeda yang telah disiapkan secara matang oleh pihak kecamatan bersama masyarakat sekitar.

Abdurani disebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Ketapang, LPTQ, pihak sponsor, dan seluruh masyarakat. Ia juga disebut menyampaikan permohonan maaf jika pada hari pertama masih terdapat kekurangan pelayanan, dan berjanji akan terus melakukan evaluasi berkala berdasarkan masukan yang konstruktif.

Acara pembukaan yang megah ini disebut kemudian ditutup secara apik dengan pagelaran tari kolosal Tari Manggar, disebut sebuah pertunjukan yang sukses mengawinkan unsur kebudayaan lokal dengan nilai spiritualitas keislaman, disebut menutup rangkaian acara dengan kesan yang mendalam bagi seluruh hadirin.***(adv/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *