23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Pelayanan IGD dan Rawat Inap RS Pratama Sandai Dimulai, Gratis Hingga Desember

KETAPANG — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memulai pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Rawat Inap di Rumah Sakit Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom, Senin (14/9/2026).

Sambutan hangat masyarakat Sandai terasa sejak awal kegiatan. Acara diawali dengan atraksi pencak silat yang menunjukkan semangat dan kekayaan budaya masyarakat setempat.

Bupati bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, disambut oleh Direktur RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom beserta jajaran. Kegiatan tersebut juga dihadiri Brigjen TNI Romi dari Mabes TNI, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Camat Sandai bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, Forum Komunikasi Etnis dan Budaya, kepala desa se-Kecamatan Sandai, pimpinan perusahaan, pimpinan perbankan, serta para tenaga kesehatan.

Alexander Wilyo menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan peresmian keseluruhan rumah sakit, karena beberapa unit pelayanan lainnya masih dalam proses pembangunan dan penyiapan. Ia menyebutkan seluruh fasilitas rumah sakit tersebut direncanakan akan diresmikan secara menyeluruh pada Oktober mendatang.

Ia menyampaikan tidak ingin masyarakat menunggu seluruh fasilitas selesai untuk dapat merasakan manfaat kehadiran rumah sakit. Oleh karena itu, pelayanan IGD dan Rawat Inap dimulai lebih dahulu agar masyarakat segera mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, Bupati menyatakan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut akan digratiskan hingga Desember mendatang. Ia berharap kesempatan itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Ia menekankan rumah sakit tersebut dibangun bukan hanya menjadi bangunan yang megah, tetapi harus berfungsi dan memberikan manfaat nyata.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menghadirkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung. Masyarakat dapat mengurus KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen lainnya tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.

Bupati menjelaskan kehadiran RS Pratama Sandai tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Sandai. Warga dari kecamatan sekitar seperti Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur, hingga Nanga Tayap juga dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Menyinggung kondisi saat ini, Alexander Wilyo mengatakan Kabupaten Ketapang masih menghadapi kemarau panjang, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemerintah daerah telah menaikkan status penanganan menjadi Tanggap Darurat Kekeringan dan Karhutla.

Ia menegaskan kesibukan dalam menangani bencana tidak boleh mengurangi semangat pemerintah dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, bencana bukan alasan untuk menghentikan pelayanan. Justru dalam kondisi sulit, masyarakat semakin membutuhkan kehadiran pemerintah.

Bupati menuturkan pemerintah daerah juga terus bergerak menangani kekeringan, mendistribusikan air bersih, dan menangani Karhutla di wilayah lain agar pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan.

Ia mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kepedulian, gotong royong, dan semangat saling membantu. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan TNI, Polri, dunia usaha, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, kepala desa, dan relawan.

Alexander Wilyo menyampaikan pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang manfaat dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Langkah pelayanan di RS Pratama Sandai, ujarnya, sejalan dengan Misi ke-7 pembangunan Kabupaten Ketapang yaitu peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Ia berharap RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas bagi masyarakat Sandai dan wilayah sekitarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan harapan agar Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah untuk masyarakat dan Kabupaten Ketapang.***(adv/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *