23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Pasar Senggol Turki 2026 Sukses Digelar, Gaungkan Pesona Jawa Barat dan Perkuat Ekonomi Kreatif Diaspora Indonesia di Turki

ISTANBUL — Festival budaya dan ekonomi kreatif tahunan yang digagas oleh Yayasan Senggol Kreatif Indonesia, Festival Pasar Senggol Turki (PST) 2026, sukses digelar pada Jumat, 11 September 2026, di Eyüpsultan Belediyesi Nikah Salonu ve Kültür Merkezi, Istanbul, Türkiye. Memasuki penyelenggaraan yang kelima, festival tahun ini mengusung tema “West Java Resonance in Türkiye”, menghadirkan kekayaan budaya Jawa Barat sebagai sorotan utama sekaligus mendorong produk dan usaha kreatif Indonesia agar semakin dikenal oleh masyarakat Turki dan publik internasional.

Pasar Senggol Turki lahir dari semangat dan aspirasi masyarakat Indonesia yang tinggal di Turki, khususnya di Istanbul, untuk memperkenalkan serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia di kancah internasional. Dengan konsep pasar rakyat yang meriah dan interaktif, Pasar Senggol Turki menjadi ruang pertemuan antara budaya Indonesia dan Turki melalui seni, kuliner, musik, dan produk kreatif. Festival ini pertama kali digelar pada 5 Juni 2022 dengan mengangkat budaya Bali, dan sejak saat itu terus berkembang dengan mengusung berbagai tema budaya dan nasional, serta memperluas keterlibatan diaspora, pelaku UMKM, komunitas, masyarakat lokal, dan publik internasional.

Berlangsung dari pukul 11.00 hingga 20.00 waktu setempat, Festival Pasar Senggol Turki 2026 berhasil menarik sekitar 2.500 pengunjung dalam satu hari. Pengunjung yang hadir didominasi oleh Warga Negara Indonesia dan warga Turki, namun turut diramaikan oleh publik internasional dari berbagai negara seperti Filipina, Malaysia, Suriah, Kosovo, Mesir, Iran, Amerika Serikat, Bangladesh, Pakistan, Etiopia, Sri Lanka, Sudan, Brunei Darussalam, dan Myanmar. Keberagaman ini menciptakan suasana multikultural yang hangat, mempertemukan berbagai bangsa melalui seni, kuliner, dan ekonomi kreatif.

Festival ini turut memfasilitasi 46 booth tenant yang menghadirkan beragam produk, kuliner, jasa, serta produk kreatif Indonesia. Kehadiran para tenant menjadi salah satu unsur utama dalam memperkuat fungsi Pasar Senggol Turki sebagai wadah promosi dan pengembangan ekonomi kreatif diaspora Indonesia di Turki. Antusiasme pengunjung turut mendorong capaian ekonomi yang signifikan, dengan total nilai transaksi menembus 1.100.000 Turkish Lira (setara sekitar 400 juta rupiah) dalam satu hari penyelenggaraan, sebuah bukti nyata bahwa potensi ekonomi kreatif diaspora Indonesia memiliki daya saing tinggi dan diminati pasar internasional.

Kawasan festival juga dipenuhi dekorasi yang langsung mencuri perhatian sejak pengunjung memasuki area acara, sementara panggung utama menjadi pusat keramaian sepanjang hari. Beragam penampilan seperti tarian tradisional dan musik band disambut meriah oleh pengunjung, terlebih dengan adanya pertunjukan angklung yang dihadirkan langsung dari Indonesia untuk tampil di Istanbul, semakin menjadi daya tarik tersendiri bagi seluruh pengunjung.

Ketua Pelaksana Pasar Senggol Turkiye 2026, Sari Rusmiati, menyampaikan bahwa festival ini dapat memperkuat hubungan ekonomi kreatif Indonesia–Turkiye. “Kegiatan ini menjadi sarana untuk mendorong ekonomi kreatif melalui pemberdayaan UMKM Indonesia di Turkiye. Penyelenggaraan Pasar Senggol tahun ini melibatkan 46 booth yang berasal dari Indonesia, Jerman, serta sejumlah kota di Turkiye, termasuk Istanbul, Antalya, Ankara, dan Alanya. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KJRI Istanbul, KBRI Ankara, para tamu kehormatan, sponsor, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pasar Senggol Turkiye yang kelima ini,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Konsul Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, Bapak Darianto Harsono, yang hadir secara langsung dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan, “Pasar Senggol menjadi jembatan bagi warga Indonesia di perantauan untuk merajut kedekatan dengan sesama, sekaligus memperkokoh peran ekonomi dan kebudayaan Indonesia di Turkiye. Berdampingan dengan perwakilan Republik Indonesia, para perantau ini turut andil mempererat kerja sama kedua negara.” tuturnya.

Festival Pasar Senggol Turki 2026 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Yayasan Senggol Kreatif Indonesia dalam memperkuat diplomasi budaya dan ekonomi kreatif Indonesia di Turki. Melalui keterlibatan tenant, pengunjung, komunitas, serta berbagai pihak pendukung, kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai platform promosi budaya Indonesia, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif diaspora, serta jembatan hubungan antara masyarakat Indonesia, masyarakat Turki, dan komunitas internasional.***(r/k65news).

Editor : HAR.

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *