Ribuan Jemaah Padati Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan

KETAPANG — Ribuan jemaah memadati Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut terselenggara melalui kolaborasi Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang, Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Tabligh Akbar turut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ketapang, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua PHBI Ketapang Drs. H. Maryadi, Asmu’ie, Ketua Yayasan Al-Ikhlas Ketapang H. Abdulbad H.A. Rani, S.Pd., S.Ap., Ketua Umum Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang H. Wahyudin, S.E., M.E., para pengurus masjid, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh jemaah yang hadir. Menurutnya, peringatan tersebut diharapkan membawa kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta memberikan keberkahan bagi masyarakat dan Kabupaten Ketapang.
“Semoga melalui peringatan Maulid ini Kabupaten Ketapang diberikan kedamaian, persaudaraan dan keberkahan. Yang paling penting, kita semua dapat meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW,” ujar Alexander.
Bupati mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Acara ini baik untuk kita, karena selain untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi,” katanya.
Bupati Ajak Jemaah Doakan Ketapang di Tengah Karhutla
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Kabupaten Ketapang agar senantiasa mendapatkan perlindungan dan keberkahan serta dijauhkan dari berbagai bencana.
Ajakan tersebut disampaikan di tengah kondisi kemarau panjang yang turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.
Bupati berharap hujan segera turun di Kabupaten Ketapang sehingga dapat membantu kondisi masyarakat sekaligus mendukung upaya penanganan Karhutla.
“Saya juga mohon dukungan dan doa kita semua, semoga Kabupaten Ketapang dan kita semua dijauhkan dari segala bencana, diberikan keberkahan hujan di Ketapang ini,” tuturnya.
Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Ketapang terus melakukan penanganan Karhutla secara maksimal dengan membangun sinergi bersama jajaran TNI dan Polri serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap persoalan tersebut.
“Pemerintah daerah tetap berusaha semaksimal mungkin untuk penanganan karhutla, bersinergi dengan seluruh jajaran TNI-Polri dan seluruh pihak-pihak lain yang peduli terhadap karhutla ini,” ujarnya.
Menurut dia, berbagai upaya penanganan yang dilakukan pemerintah dan unsur terkait juga perlu diiringi dengan doa dan ikhtiar bersama.
“Jadi, kita tinggal berharap selanjutnya adalah kepada Yang Maha Kuasa,” katanya.
Teladani Akhlak Rasulullah
Menutup sambutannya, Bupati Alexander Wilyo mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.
Ajakan itu disampaikan melalui sebuah pantun yang mendapat sambutan antusias dari jemaah.
“Ketupat Ketan Sedap Rasanya, Dihidangkan Orang di Hari Raya, Dengan Peringatan Maulid Rasulullah, Kita Teladani Akhlaknya.”
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu. Panitia turut menyerahkan piala kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tabligh Akbar menghadirkan penceramah asal Kabupaten Sambas, Ustaz Dr. Hatoli, S.Sy., M.H. Dalam tausiah bertema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW, Memperkuat Iman serta Menebar Kasih Sayang, Kedamaian dan Kebaikan kepada Sesama”, Ustaz Hatoli mengajak jemaah memperdalam keteladanan terhadap Nabi Muhammad SAW.
Ia menyampaikan lima hal penting yang perlu dipelajari dan diteladani dari Rasulullah SAW, yakni sejarah kehidupan beliau, ajarannya, akhlaknya, ibadahnya, serta kecintaan beliau kepada umat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai tersebut antara lain diwujudkan melalui sikap saling menyayangi, menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta menebarkan kebaikan kepada sesama.
Meski digelar di tengah kemarau panjang dan kondisi karhutla yang dihadapi masyarakat Kabupaten Ketapang, seluruh rangkaian Tabligh Akbar berlangsung lancar dan sukses. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dan kolaborasi panitia, pengurus masjid, pemerintah daerah, serta berbagai unsur masyarakat.***(adv/k65news).
Editor : HAR
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPATKAN IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


