23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Wabup Ketapang Melepas Secara Resmi Jamaah Calon Haji Tunaikan Ibadah ke Tanah Suci

KETAPANG –  Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Ketapang yang berjumlah 269 orang dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S, untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Pelepasan secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang, Sabtu (13/07/2019) malam. Selanjutnya pemberangkatan dari Ketapang menuju Pontianak dilakukan Minggu (14/07/2019) pagi ini.

Pelepasan secara resmi dihadiri juga Sekda Ketapang, H.Farhan SE, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Forumm Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ketapang.

Menurut Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Kabupaten Ketapang, H.Munizar, S.Pd.I dalam laporannya disampaikan, bahwa tujuan pemberangkatan dan pemulangan Haji daerah Kabupaten Ketapang musim haji tahun 1440 H/2019 M sesuai dengan UU Nomor 08 Tahun 2019, yaitu memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan bagi warga negara yang menunaikan ibadah haji agar aman, nyaman dan tertib sesuai dengan aturan.

“Sedangkan tujuan diadakannya acara pelepasan ini adalah untuk lebih mempereratkan tali silaturahim antara Jemaah Calon Haji Kabupaten Ketapang tahun 1440 H/2019 M dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang,” tegas H.Munizar S.Pd.I, Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Kabupaten Ketapang.

Ia menyampaikan sebelum acara pelepasan ini telah diselenggarakan kegiatan pembekalan kepada Jemaah Calon Haji Kabupaten Ketapang dari tanggal 3 Juli sampai dengan 6 Juli 2019, bertempat di Masjid Agung Al Ikhlas Ketapang dengan jumlah peserta sebanyak 269 jaemaah.

Hal tersebut sesuai kuota haji yang ditetapkan oleh Gubernur Kalimantan Barat berjumlah 249 orang, ditambah dengan kuota tambahan sebanyak 24 orang. Namun dari kuota tambahan yang ditetapkan jemaah yang dapat berangkat hanya 20 orang. Sedangkan yang 4 orang tidak berangkat karena tidak siap melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Jadi jumlah jemaah Kabupaten Ketapang yang siap diberangkatkan tahun 1440 H/2019 M ini berjumlah 269 orang.

Pemberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Ketapang dari 269 terjadi dua gelombang. Gelombang ke satu akan diberangkatkan hari Minggu 14 Juli 2019 berjumlah 249 jemaah. Sedangkan gelombang ke dua akan diberangkatkan dari Ketapang menuju Pontianak pada tanggal 18 Juli 2019 sebanyak 20 orang.

Jemaah akan diberangkatkan dari Ketapang ke Pontianak pada tanggal 14 Juli 2019 sebanyak empat kali penerbangan. Dengan jadwal sebagai berikut: Penerbangan pertama (NAM AIR) pada pukul 07.00 WIB. Penerbangan kedua (WING AIR) pada pukul 07.30 WIB. Penerbangan ketiga (NAM AIR) pukul 08.05 WIB. Penerbangan keempat (NAM AIR) pukul 11.20 WIB.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kalbar, bahwa jemaah calon haji berangkat dari Asrama Haji Pontianak menuju embarkasi Batam pada tanggal 15 Juli 2019 melalui 2 kali penerbangan pukul 07.00 WIB dan pukul 11.00 WIB mempergunakan pesawat Sriwijaya Air. Sedangkan berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam tanggal 16 Juli 2019 pada pukul 10 WIB mempergunakan pesawat Saudi Arabia Air Lines.

Perlu juga disampaikan, bahwa jemaah haji Kabupaten Ketapang gelombang pertama Insya Allah akan tiba kembali ke Ketapang pada tanggal 30 Agustus 2019.

Sesuai profil Jamaah calon haji menurut Jenis kelamin, diketahui laki-laki sebanyak 118 orang dan perempuan 151 orang. Jamaah haji termuda berasal dari Kendawangan (Tempat tanggal lahir, Air Hitam Hulu, 3 Oktober 1989) atas nama Lamiatun Binti Syarifudin Eneng. Sedangkan jamaah haji tertua berasal dari Kendawangan,  kelahiran 10 Oktober 1939, atas nama Syarifah Fatimah Binti Syarif Yahya Syarif Huna.

“Kami mendoakan untuk Bapak Bupati beserta ibu, Bapak Wakil Bupati beserta ibu, Bapak Sekda beserta ibu dan yang lainnya agar selalu diberi kesehatan, kekuatan dan kesempatan oleh Allah SWT, dan kami berharap agar bisa mengantar Jamaah calon haji Kabupaten Ketapang sampai ke embarkasi Batam,” tuntas H.Munizar S.Pd.I, Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Kabupaten Ketapang.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ketapang,  H. Ikhwan Pohan. S.Ag, M. Pd mengucapkan selamat kepada para JCH yang akan segera berangkat ke tanah suci. Ia berharap para jamaah selalu sehat mulai berangkat sampai kembali ke tanah air. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, maupun aturan yang berlaku di Saudi Arabia. Apalagi, kondisi cuaca di Indonesia berbeda dengan di Saudi Arabia.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama RI Kabupaten Ketapang memaparkan banyak hal terkait kebijakan pemberangkatan dan pemulangan haji. Demikian juga diinformasikan, bahwa dari 249 jemaah calon haji yang akan diberangkatkan, terdapat satu jamaah yang mengalami kecelakaan. Dan saat ini sedang dirawat di RS Antonius. Sesuai dengan koordinasi yang dilakukan, maka dapat digabungkan dalam kloter penerbangan terakhir JCH untuk kuota tambahan pada tanggal 19 Juli 2019. Namun, melihat kondisi JCH tersebut, besar kemungkinan tidak bisa diikutkan dalam kloter penerbangan terakhir.

“Marilah kita bersama-sama berdoa agar saudara kita yang mengalami kecelakaan bisa diberikan kesembuhan sehingga bisa menunaikan ibadah haji di masa yang akan datang,” ujarnya.

Selanjutnya Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S berharap acara pelepasan ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh jamaah calon haji Kabupaten Ketapang yang akan diberangkatkan ke tanah Suci. Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang diucapkan selamat kepada jamaah calon haji yang telah terpilih tahun 2019 ini untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah suci. Hal ini harus benar-benar disyukuri, betapa banyak orang lain yang ingin segera berangkat, tapi harus menunggu antrian panjang 15 tahun kedepan. Bahkan di daerah lain yaitu daerah Sulawesi ada yang menunggu antrian sampai 32 tahun.

Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, Ia menghimbau calon haji Kabupaten Ketapang, agar ibadah haji ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan. Disamping itu, ibadah haji sebagian besar adalah ibadah fisik, maka perlu persiapan mental dan kesehatan yang prima. Ia menyebutkan suhu di tanah suci diperkirakan mencapai 16 derajat. Karena itu jamaah harus berhati-hati, diantaranya harus memakai payung, memakai masker yang telah dibagikan oleh Tim kesehatan dan jamaah harus banyak minum air.

Dikatakan Wakil Bupati Ketapang, penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang merupakan tanggungjawab bersama pemerintah dan seluruh Jamaah. Selain menyangkut masalah keselamatan dan kenyamanan para jama’ah, juga menyangkut harkat dan martabat bangsa dan negara.

“Saya juga ingin mengimbau jaga nama baik bangsa dan negara kita, jaga disiplin dan patuhilah aturan-aturan, baik aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia maupun aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi”, kata Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S.

Lebih lanjut disampaikannya jangan pernah melanggar aturan sekecil apapun.  Jika terjadi, pasti akan menyulitkan diri kita sendiri. Sebagai contoh  waktu melempar Jumrah. Kalau memang sudah ada jadwal yang  ditentukan, maka jangan pernah melanggarnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Semoga seluruh jamaah  haji tahun ini, dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, aman, dan selamat”, katanya.

Wakil Bupati Ketapang juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang tahun ini tidak dapat mengutus  TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah). Mengingat sdr. Fadlin yang sudah ditunjuk tidak bisa melanjutkan tugasnya sampai ke tanah suci, karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan. Wakil Bupati menitipkan semua jama’ah calon haji Kabupaten Ketapang kepada seluruh Ketua Regu dan Ketua Rombongan yang sudah ditunjuk oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang.

“Saya ucapkan selamat jalan kepada jamaah calon haji Kabupaten Ketapang musim haji tahun 1440 H/2019 M, semoga Allah  SWT selalu memberikan kekuatan dan kesehatan, sehingga dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik, serta kembalinya ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” ucapnya seraya menyatakan melepas secara resmi pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Ketapang.***(PK/K65News).

Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk kabar65news.com

Penulis  : Andy

Editor    : Fahrozi

_________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *