23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

Termasuk Ketapang, Diprakirakan Hujan Akan Segera Turun di Kalbar, Ini Kabarnya

PONTIANAK – Kota Pontianak dan sekitarnya terhitung sudah sekitar 15 hari tidak turun hujan, sejak hujan terakhir tanggal 26 – 27 Juli 2019 lalu.  Sebagian wilayah di Kabupaten Ketapang terhitung hari tanpa hujan sudah dalam kategori sangat panjang (31 – 60 hari). Kondisi ini memicu banyaknya jumlah hotspot saat ini di Kalimantan Barat.

Demikian antara lain disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti, S.Kom., M.Si, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/08/2019).

Disampaikan Erika lebih lanjut, bahwa berdasarkan analisis garis angin menunjukkan angin di sekitar Kalimantan Barat bergerak ke arah utara menuju pusat Badai  “LEKIMA”. Selain Badai tersebut, di dekatnya terdapat juga Badai  “KROSA”. Diduga adanya 2 Badai tersebut menyebabkan massa udara di Kalbar tergerak menuju pusat badai sehingga Kalbar tidak ada hujan.

“Badai “LEKIMA” sudah pada tekanan 980 hPa, sementara Badai “KROSA” masih berada pada tekanan udara 965 hPa.  Badai “LEKIMA” diprakirakan sudah punah pada tanggal 13 Agustus 2019, sementara Badai “KROSA” akan punah sekitar tanggal 15 Agustus 2019. Saat badai ini punah, diprakirakan  akan terjadi perubahan pola pembentukan angin di Kalbar, Pola angin akan menjadi mendukung pembentukan awan hujan di Kalbar”, terang Erika.

Lebih lanjut Erika berkata, bahwa berdasarkan model potensi hujan, diprakirakan Kalbar akan mulai hujan sekitar tanggal 13 Agustus 2019, dimulai dari wilayah Kalbar bagian utara. Pada tanggal 14 Agustus 2019 diprakirakan hujan sudah akan terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar. Potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan ditinjau dari analisis parameter cuaca menunjukkan sebagian besar Kalbar dalam kategori AMAN mulai tanggal 15 Agustus 2019.

Sehubungan dengan diprakirakan masih belum adanya hujan di Kalbar “hingga beberapa hari ke depan, dihimbau kepada Masyarakat di Kalimantan Barat antara lain ; tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan/lahan. Dan selalu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi air putih secara cukup dan mengenakan masker, serta mengantisipasi dampak yang bisa terjadi pada sektor apapun akibat gangguan adanya asap dan rendahnya potensi hujan”, imbau Erika.

Erika juga mengingatkan, bahwa bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak  membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :

  • call center 0561 – 721142 ;
  • http://kalbar.bmkg.go.id
  • follow Fanspage Facebook dan  Instagram :  @infoBMKGKalbar;
  • atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.***(R/K65News).

Penulis : Fikri

Editor   : Fahrozi

_______________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *