23 TAHUN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) 19 Desember 2002 - 19 Desember 2025 "MITRA ANDA MEMBANGUN NEGERI"

Kabar65News

Menembus Peradaban

PHBI Ketapang Khitan Seratus Orang Anak di Masjid Agung Al-Ikhlas

KETAPANG – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Ketapang, Kalimantan Barat, melaksanakan khitanan massal di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Minggu (30/9/2018).

Menurut M. Saad, Humas PHBI Ketapang, kepada Redaksi media ini, Minggu (30/09/2018) siang, bahwa kegiatan tersebut merupakan satu diantara rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Gema Muharram 1440 H atau Tahun Baru Islam.

Sementara itu pada bagian lain, perwakilan PHBI Kabupaten Ketapang, H. Yusman mengatakan, sunatan massal ini dilaksanakan secara gratis. Peserta yang ikut ada 100 anak, dan kegiatan itu dilaksanakan PHBI Ketapang berkerjasama dengan Yayasan Masjid Agung Al-Ikhlas.

Diakui Yusman, kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Terhadap dana pelaksanaan khitanan massal kali ini menurut Yusman, bersumber dari dana hibah Pemkab Ketapang dan para donator.

“Kita ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan ini, khususnya kepada Pemkab Ketapang yang telah memberikan bantuan berupa dana hibahnya. Sehingga kegiatan seperti khitanan massal ini bisa terus kita laksanakan”,kata Yusman.

Khitanan massal yang dihadiri sejumlah undangan tersebut dibuka oleh Bupati Ketapang, yang diwakili Asisten II Setda Ketapang, H. Farhan, SE. Msi.

Bupati Ketapang melalui Asisten II, Farhan, mengapresiasi dan berterimakasih kepada PHBI dan pihak lainnya yang telah menyelenggarakan khitanan massal ini. Lantaran kegiatan ini bisa membantu masyarakat kurang mampu, khususnya untuk melakukan sunatan kepada anak-anaknya.

“Sehingga orangtua peserta kegiatan tentu merasa terbantu dengan adanya sunatan massal yang dilaksanakan PHBI ini”, ucap Farhan.

Selanjutnya menurut Farhan, kegiatan positif seperti khitanan massal ini tentu perlu didukung semua pihak. Pemkab Ketapang menurutnya komitmen membantu kegiatan postif masyarakat. Ia berharap agar khitanan massal ini tetap bisa dilaksanakan rutin tiap tahun.

“Saya harapkan pihak-pihak lain juga agar bisa melaksanakan kegiatan postif seperti yang dilaksanakan PHBI Ketapang ini. Semoga semakin banyak kegiatan postif juga berdampak bisa bermanfaat bagi banyak orang”, tutur Farhan.

Kepada anak yang dikhitan, Farhan berkata, tentu akan memasuki masa baligh atau dewasa. Hal itu tentu sangat berpengaruh terhadap masa depan anak. Sebab itu ia berpesan agar anak dapat membawa diri kearah yang positif atau baik.

Farhan juga menyarankan, agar anak dalam pergaulan harus menghindari pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak masa depannya.

“Kepada orangtua, agar bisa mengawasi dan membimbing anak-anaknya ke arah yang baik. Misalnya dalam penggunaan alat-alat teknologi komunikasi seperti handphone maupun internet. Jika penggunaannya tidak diawasi maka dapat membawa dampak kurang baik, bahkan berpengaruh buruk bagi perkembangan anak”, ujar Farhan mengingatkan.***(SP/K65News).

Gambar     : Dokumen Humas PHBI Kebupaten Ketapang untuk K65News

Penulis      : Adjie Saputra

Editor        : Fahrozi

_______________________________________________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *