Ulama dan Umara Bersinergi, Membangun Ketapang Maju, Mandiri, dan Berkeadilan

KETAPANG – Ketapang adalah rumah besar kita semua—rumah yang berdiri kokoh di atas fondasi persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghargai. Di sini, setiap insan bergandengan tangan dan saling mendukung demi terwujudnya kehidupan yang rukun, damai, dan sejahtera.

Hal itu disampaikan Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si belum lama ini.

Di rumah singgah dan Pondok Pesantren (PP) Hidayaturrahman, Kampus Desa Tanjungpura, kata Alexander Wilyo, sinergi ulama dan umara terjalin erat dalam suasana penuh kesederhanaan. Ulama, KH Jemaie Makmur—Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Hidayaturrahman sekaligus Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ketapang—menjadi penerang dengan hikmah dan tuntunan agama.

“Sementara saya hadir sebagai Umara dengan rendah hati, mengemban amanah untuk menggerakkan roda pembangunan”, ungkap Bupati Alexander Wilyo.

Disampaikan Alexander Wilyo lebih lanjut, bahwa kesederhanaan inilah yang justru mempererat hubungan, memadukan nilai-nilai spiritual dengan langkah nyata demi mewujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Dalam rumah besar ini, setiap warga adalah keluarga, setiap suara adalah bagian dari musyawarah, dan setiap langkah adalah perjalanan bersama menuju kesejahteraan yang merata”, kata Bupati Alexander Wilyo.****(adv/k65news).
Editor : M.Fahrozi.
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


