Kabar65News

Menembus Peradaban

Diduga Air Tercemar, Warga Pinggiran Sungai Kapuas Terserang Gatal Gatal dan Korengan

PONTIANAK – Ratusan warga pinggiran Sungai Kapuas, Jalan Tanjungpura Pontianak, Kalbar, mengeluhkan penyakit gatal-gatal yang mengakibatkan korengan di bagian tubuh mereka.

Hal itu disampaaikan Harry A Daya, Staf Ahli Ketua DPD RI di Pontianak kepada media ini, Jumat (27/10/2017) malam.

Menurut Harry Daya, ketika mendengar ada laporan tentang kejadian itu dirinya langsung turun ke lokasi, “karena ada laporan dari perwakilan warga ke DPD RI, bahwa banyak sekali warga sekitar Sungai Kapuas yang terjangkit penyakit kulit gatal gatal di seluruh tubuh mereka, bahkan tidak sedikit menjadi luka dan korengan di sekujur tubuh bahkan hingga kebagian kemaluan, maka saya langsung turun, dan ternyata laporan itu benar dan sangat memprihatinkan”, terangnya.

Selanjutnya lanjut Harry, pemerintah harus segera menurunkan tim untuk menanggulangi wabah penyakit gatal yang diyakini dialami oleh warga sepanjang Sungai Kapuas tersebut.

“Pemerintah harus membetuk tim medis untuk mengobati warga yang terjangkit penyakit kulit ini. Selain segera menyediakan saluran air bersih darurat dan juga harus melakukan penyambungan air ledeng bersubsidi bagi warga yang tidak mampu”, tukas Harry yang juga mantan anggota DPRD Kota Pontianak ini seraya mengingatkan agar dilakukan penelitian dari mana sumber penyakit tersebut. Bisa saja kata Harry, air sungai tercemar akibat mercury, limbah pabrik pabrik terdekat atau lainnya, dan hal ini perlu tindakan cepat dan tegas.***(Halim Anwar/K65News).

Gambar : (1). Warga pinggiran Sungai Kapuas, Pontianak, terkena penyakit gatal-gatal yang mengakibatkan korengan di bagian tubuh mereka. (2). Harry A Daya ketika meninjau langsung peristiwa itu, Jumat (27/10/2017).***(Ist).

_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

______

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *