Bupati Ketapang Bersama Tim Hadiri Ajang Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Kalbar di Pontianak

PONTIANAK – Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si bersama tim menghadiri ajang Paritrana Award Tahun 2025 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan pada 29–30 Juli 2025 di Pontianak.
Dalam ajang penghargaan yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini, Bupati Alexander Wilyo bersama Tim memaparkan di hadapan Tim Seleksi terkait capaian dan inovasi dalam mendorong kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja, baik untuk pekerja penerima upah (PU) maupun bukan penerima upah (BPU), termasuk kelompok rentan dan informal.
Capaian Kepesertaan Meningkat Signifikan
Data tahun 2024 mencatat peningkatan signifikan dalam cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan:
Pekerja Penerima Upah (PU): 80.101 tenaga kerja (naik dari 71.405 pada 2023)
Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU): 42.217 tenaga kerja (naik dari 29.647 pada 2023)
Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan cakupan sebesar 12,33%, dari 55,69% pada 2023 menjadi 68,02% pada 2024.
Inovasi dan Regulasi Daerah :
Disampaikan Bupati Alexander Wilyo, bahwa berbagai regulasi telah diterbitkan untuk mendukung program ini, antara lain:
Perbup No. 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan program jaminan sosial pada BPJS di Kabupaten Ketapang
Perbup No. 83 Tahun 2023 tentang perlindungan pekerja BPU
Nota Kesepakatan dengan Dinas Nakertrans tentang kepesertaan pekerja rentan yang didanai dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit
Surat Edaran tentang perlindungan bagi pengurus dan anggota koperasi se-Kabupaten Ketapang
“Dari sisi inovasi, kami mencatatkan alokasi anggaran tahun 2024 sebesar Rp4,3 miliar untuk perlindungan 34.400 pekerja rentan, yang mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 120,51% dari tahun sebelumnya”, terang Alexander Wilyo.
Pekerja Desa dan Segmen Pertanian Mendominasi.
Selanjutnya dijelaskan, Bupati Alexander Wilyo, bahwa sebagian besar tenaga kerja aktif di Kabupaten Ketapang berasal dari sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan (58,3%), serta jasa kemasyarakatan (22,5%).
Sementara pada segmen BPU, mayoritas berasal dari pekerja rentan desa (41,4%) dan peserta yang dibiayai dari DBH Sawit (40,4%).
Tim Sembilan Sebagai Panel Penilai :
“Selama kegiatan berlangsung, saya memaparkan langsung capaian dan komitmen Kabupaten Ketapang di hadapan Tim Sembilan, yaitu tim seleksi khusus yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menilai dan mengevaluasi peserta Paritrana Award”, ungkap Alexander Wilyo.
Tim Sembilan terdiri dari berbagai unsur strategis yang di ketuai dr. H. Harisson, M.Kes (Sekda Provinsi Kalimantan Barat), Sekretaris: Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Anggota: Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Perwakilan APINDO Kalbar, Ketua Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBI) Wilayah Kalbar, Kepala Badan Kesbangpol Kalbar, Dosen Politeknik Negeri Pontianak (Ahli Ekonomi), Mediator Hubungan Industrial Ahli Madya Disnakertrans Kalbar (Unsur Hukum).
Tim ini bertugas mengevaluasi capaian, regulasi, inovasi, dan dampak perlindungan sosial ketenagakerjaan dari masing-masing peserta, baik dari kalangan pemerintah daerah, desa, dunia usaha, maupun pelaku UMKM.
Dalam presentasinya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan, bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bentuk nyata dari visi daerah yang diembannya, yaitu:
“Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri.”
“Saya berharap melalui penghargaan ini, semangat kolaboratif terus tumbuh dan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan semakin inklusif dan mudah dijangkau, terutama bagi pekerja informal dan masyarakat pedesaan. Untuk tahun 2025 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan dan kualitas perlindungan, menjangkau lebih banyak pekerja, serta memperkuat sinergi antarinstansi demi mewujudkan keadilan sosial yang berkelanjutan”, kata Alexander Wilyo.
Dengan pencapaian yang telah diraih dan semangat peningkatan ke depan, Bupati Alexander Wilyo menegaskan komitmen Kabupaten Ketapang sebagai daerah yang proaktif dalam melindungi pekerja dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.***(adv/k65news).
Editor : M.Fahrozi.
_______________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


